Raih Predikat Sangat Baik SPBE 2024, Digitalisasi Layanan di Jombang Kian Efisien

Raih Predikat Sangat Baik SPBE 2024, Digitalisasi Layanan di Jombang Kian Efisien
Penjabat (Pj) Bupati Jombang, Teguh Narutomo. (istimewa)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mencatatkan capaian memuaskan di awal tahun 2025. Berdasarkan evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2024, Kabupaten Jombang berhasil meraih predikat Sangat Baik dengan indeks 3,91.

Baca Juga :Dua Perempuan Bersaudara di Ngadiluwih Meninggal, Tetangga dan Saudara Sering Kirimi Makanan

Pencapaian predikat Sangat Baik dengan indeks 3,91 ini dituangkan dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 13 Tahun 2024.

Read More

Indeks tersebut menunjukkan lompatan signifikan dalam penerapan digitalisasi layanan pemerintahan di Jombang. Selama tiga tahun terakhir, Pemkab Jombang secara konsisten mencatat peningkatan indeks SPBE.

Pada tahun 2022, angka indeks berada di 2,96, meningkat menjadi 3,49 di tahun 2023, dan kini mencapai 3,91 pada 2024.

Baca Juga :Musim Puncak Hujan, BPBD Kabupaten Blitar Waspadai Bencana Alam, 14 Kecamatan Rawan

Penjabat (Pj) Bupati Jombang, Teguh Narutomo, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja keras dan berkolaborasi untuk mendukung transformasi digital.

“Alhamdulillah, indeks SPBE kita naik signifikan. Ini menunjukkan bahwa digitalisasi layanan pemerintahan di Kabupaten Jombang berjalan efektif dan efisien. Semoga ini memotivasi kita untuk terus berinovasi agar pelayanan publik semakin baik,” ujar Teguh, Minggu (5/1/2025).

Menurutnya, predikat Sangat Baik ini tidak hanya menjadi kebanggaan tetapi juga tantangan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Baca Juga :Diduga Depresi, Lansia Gantung Diri di Desa Ngetrong, Kabupaten Tulungagung

Meski telah mencatatkan hasil positif, Pemkab Jombang tidak ingin berpuas diri. Teguh menekankan bahwa digitalisasi tidak hanya berhenti pada pencapaian indeks, tetapi juga harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Inovasi dan reformasi birokrasi harus terus didorong. Kita harus memastikan bahwa layanan berbasis elektronik benar-benar mempermudah akses masyarakat dan meningkatkan transparansi,” tegasnya.

Pemkab Jombang berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem digital yang lebih inklusif dan kolaboratif.

Baca Juga :Pergantian Pejabat Polres Kediri Kota Awal Tahun 2025, Wakapolres, Kasat Resnarkoba, hingga Kapolsek Dirotasi

“Mulai dari pengelolaan administrasi hingga pelayanan publik, semua diarahkan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *