Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ponorogo tahun ini dipastikan bertambah, setelah sebelumnya BKPSDM mengusulkan 323 formasi CPNS, Pemkab Ponorogo juga telah mengusulkan 691 formasi untuk PPPK.
Kepala BKPSDM, Kabupaten Ponorogo, Andy Susetyo mengatakan, pengusulan CPNS dan PPPK tahun ini untuk memenuhi kebutuhan pegawai yang kurang di lingkup Pemkab Ponorogo.
“Tahun ini juga kita usulkan untuk formasi PPPK sebanyak 691 formasi ke Kemenpan RB,” ungkap Andy Susetyo, kepada wartawan, ditulis Rabu (14/2/2024).
Andy menambahkan, dengan diusulkannya CPNS dan PPPK total kebutuhan ASN di Ponorogo mencapai 1.014 formasi. Pun, pihaknya mengklaim jika usulan kedua formasi tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
“Bapak Bupati sudah menyetujui. Usulan formasi ASN itu berdasarkan analisis jabatan dan beban kerja di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ponorogo, meski nanti alokasi yang disetujui menunggu dari Kempenpan RB” paparnya.
Secara rinci, khusus untuk kebutuhan PPPK ada tiga jenis formasi yang dibutuhkan, diantaranya 484 untuk tenaga teknis, 131 untuk tenaga pendidikan dan 76 untuk tenaga kesehatan (nakes). Formasi PPPK ini, nantinya bisa diikuti oleh tenaga honorer lulusan SD hingga SMA yang telah bekerja di Pemkab Ponorogo.
“Ini merupakan lowongan formasi khusus atau bisa dibilang untuk tenaga honorer non-ASN yang bekerja di Pemkab Ponorogo,” imbuh Andy.
Mantan kepala Dipertahankan tersebut juga menambahkan jika para honorer bisa mengikuti seleksi PPPK. Pasalnya, seleksi CPPPK ini, dianggap memiliki kesempatan lolos lebih tinggi daripada jalur CPNS.
Terlebih mekanisme seleksi CPPPK yang langsung rangking tanpa nilai ambang batas dianggap lebih menguntungkan bagi calon abdi negara.
“Mekanismenya berbeda. Seleksi PPPK nanti langsung ranking tanpa ambang batas. Sehingga kesempatan lolosnya besar,” pungkasnya.
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Dhita Septiadarma



















