Ratusan Pengendara Terjaring Razia, Kasat Lantas Polres Kediri Kota: Pelanggar Didominasi Pelajar Sekolah

Ratusan Pengendara Terjaring Razia, Kasat Lantas Polres Kediri Kota: Pelanggar Didominasi Pelajar Sekolah
Petugas gabungan saat memeriksa kelengkapan surat pengendara dalam operasi yang digelar di Mako Satlantas Polres Kediri Kota (rizky/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Ratusan pengendara terjaring operasi gabungan yang digelar di Mako Satlantas Polres Kediri Kota, Senin (18/11/2024) sore.

Baca Juga :Jelang Pilkada 2024, Ketua KPU Kota Blitar: Bilik Suara Didistribusikan Akhir Pekan Nanti

Dalam operasi gabungan melibatkan anggota Satlantas Polres Kediri Kota bersama Polisi Militer (PM) Dispenda, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan Kota Kediri.

Read More

Petugas gabungan melakukan pemeriksaan satu per satu kelengkapan surat-surat pengendara baik roda dua maupun roda empat. Tampak ada banyak pelajar sekolah yang terjaring razia tersebut.

Baca Juga :Dua Perkara Bermotif Kebutuhan Persalinan Masih Pemberkasan, Ini Penjelasan Kapolres Tulungagung

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir mengatakan, operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Hasil operasi ini, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti mulai dari Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) hingga kendaraan bermotor.

Baca Juga :Tiga Pelaku Curanmor Nganjuk Dibekuk, Salah Satunya Anak Bawah Umur 

“Nanti akan kami sampaikan detailnya terkait hasil operasi sore ini karena datanya masih direkap,” jelasnya.

Adapun jumlah barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut sebanyak 125 dengan rincian 114 lembar STNK, 6 lembar SIM, dan 5 kendaraan bermotor.

Afandy menuturkan, operasi yang dilaksanakan selama kurang lebih satu jam ini, pelanggar lalu lintas banyak kalangan usia pelajar yang pulang sekolah. Menurutnya, pelanggaran mereka mayoritas tidak bisa menunjukkan surat izin mengemudi alias SIM.

Baca Juga :Antisipasi Nataru, Pemkot Batu Gelar Rakor Forum Lalin dan Angkutan Jalan

Meski begitu, bilamana dibandingkan waktu operasi zebra semeru 2024 beberapa waktu lalu sempat mengalami kewalahan, namun operasi kali ini terlihat banyak penurunan jumlah pelanggar.

“Alhamdulillah ini banyak penurunan jumlah pelanggar. Kendaraan sepeda motor knalpot brong, mobil, bus, dan truk tidak ada terjaring razia,” bebernya.

Baca Juga :Diduga Langgar Netralitas, Kades Tanggulturus Diperiksa Bawaslu Tulungagung

Dia menyebut, penurunan jumlah pelanggar lalu lintas ini dikarenakan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tertib dalam berlalulintas salah satunya kelengkapan administrasi.

Pihaknya juga memprediksi angka penurunan pelanggar tersebut akan terus menurun termasuk di kalangan pelajar sekolah.

Ia membandingkan dengan operasi zebra semeru beberapa waktu lalu lebih banyak pelanggar terjaring dari pada razia saat ini.

Meski begitu, unit kamsel akan terus melakukan imbauan dan sosialisasi di sekolah maupun lingkungan masyarakat dengan tujuan untuk bersama-sama menjaga Kamseltibcarlantas di Kota Kediri.

Baca Juga :Korsleting, Rumah di Blitar Terbakar, Uang Rp5 Juta Tak Bisa Diselamatkan

“Semoga tidak hanya kebetulan saja, tapi sudah seharusnya menjadi budaya bagi masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” ungkap AKP Afandy Dwi Takdir.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *