RDP Dilakukan Tertutup, Lima Hari Sekolah Dievaluasi

RDP Dilakukan Tertutup, Lima Hari Sekolah Dievaluasi

Kediri, SEJAHTERA.CO – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) datang ke Gedung DPRD Kota Kediri untuk menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara secara tertutup.

RDP dengan FKDT dipimpin oleh Ketua Komisi C, Sunarsiwi Kurnia Ganik Pramana selama lebih dua jam. Hadir saat itu Ketua FKDT Kota Kediri Agus Melvien Zainul Asyiqien.

“Hasil rapat memutuskan akan dilakukan dievaluasi ulang, mengingat bahwa di Kota Kediri kondisinya ini banyak pondok pesantren. Jadi jangan sampai kegiatan pondok ini terganggu,” ungkap anggota Komisi C, Soedjoko Adi Purwanto.

Read More

Sedangkan Ketua FKDT, Agus Melvien Zainul Asyiqien yang akrab disapa Gus Ling ini membeberkan hasil surveinya yang menunjukkan penurunan siswa.

“Dampak yang paling dirasakan adalah penurunan siswa madrasah. Hampir 40 persen siswa tidak mengikuti pembelajaran,” ungkapnya.

Para siswa mengeluh lelah setelah pembelajaran di sekolah sehingga tidak bisa mengikuti pembelajaran non-form di Madrasah yang biasanya dimulai pukul 14.00. Karena itu FKDT meminta kebijakan sekolah lima hari ini ditinjau ulang.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Anang Kurniawan menerima keputusan tentang dilakukannya peninjauan ulang kegiatan pembelajaran lima hari.

Dia akan lebih intens berkomunikasi dengan FKDT terkait kebijakan sekolah tanpa menghentikan kegiatan belajar mengajar lima hari disekolah.

“Selama ini sekolah-sekolah menginginkan kebijakan lima hari dan itulah keputusan yang kami ambil. Pelaksanaan di sekolah tidak ada efeknya namun berefek ke madrasah,” ungkapnya.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi C, Ashari, menyampaikan jika keputusan yang diambil Dinas Pendidikan ini terlalu mendadak dan tidak melihat dari sisi lembaga pendidikan yang lain.

“Seharusnya dalam pengambilan keputusan harus melibatkan lembaga pendidikan yang lain dan tokoh masyarakat agar tidak terjadi masalah seperti ini,” pungkasnya. (c1).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *