Madiun, SEJAHTERA.CO – Calon Walikota (Cawali) Maidi kembali melanjutkan safari kampanye politiknya di Kelurahan Klegen, Kartoharjo, Jumat (11/10/2024).
Baca Juga :Persiapan Debat Publik Cawali dan Cawawali, KPU Kota Madiun Hadirkan 5 Panelis dari Luar Kota
Selain, menyosialisasikan visi, misi, dan program pasangan calon Maidi-F Bagus Panuntun (Madiun), cawali nomor urut 2 tersebut juga mengecek pembangunan infrastruktur di lingkungan masyarakat. Di antaranya, pavingisasi dan lampunisasi.
“Kami mengecek kekurangannya saja kegiatan sosial masyarakat yang sudah berjalan. Kira-kira apa yang harus diperhatikan dan dilanjutkan,’’ ujar Maidi.
Baca Juga :Polsek Mojowarno Gelar Jumat Curhat Bersama Warga Desa Gondek
Ia juga mengatakan, bahwa program pavingisasi dan lampunisasi sejatinya telah berjalan sejak beberapa tahun belakangan. Pun, hasilnya telah dirasakan masyarakat. Sehingga, perlu upaya berkelanjutan dan penyempurnaan program pembangunan infrastruktur agar kian merata di seluruh wilayah Kota Madiun.
“Mana yang kurang, mana yang belum, dan mana yang sudah sempurna kita lihat bersama. Insya Allah ketika diberi amanah masyarakat akan saya sempurnakan,’’ janjinya.
Lebih lanjut ia menambahkan pada prinsipnya program ini dilakukan bertahap. Belum merata karena memang belum selesai. “Maka dari itu, pilih saya akan saya selesaikan semua,” ucapnya.
Selain penyempurnaan infrastruktur, Maidi berjanji akan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Kota Madiun. Salah satunya, tetap menjalankan program bantuan beasiswa mahasiswa. Sejak digulirkan 2019 lalu, penerima program mencapai 1.000 mahasiswa.
Baca Juga :Pj Walikota Batu Buka Kejurprov Wushu yang Diikuti 1159 Peserta
Hal itu dikatakan Maidi saat bertemu dengan ratusan mahasiswa di halaman Pondok Abi Bahrun Madinatul Jannah, Kamis malam (10/10/2024).
Program itu, lanjut Maidi, dinilai berhasil dalam memberikan akses pendidikan kepada pelajar kurang mampu, mengembangkan kemampuan ilmu pengetahuan penerima, dan membantu mendapatkan jenjang karier lebih baik dan dapat bersaing dengan SDM daerah lain.
Baca Juga :Proyektil Berhasil Diangkat, Kondisi Penjual Bakso Korban Penembakan Membaik
“Anak kurang mampu dibiayai dan sekarang sudah bekerja pasca lulus kuliah. Anak-anak muda masih memiliki masa depan yang panjang harus kita bantu wujudkan cita-cita mereka,” tuturnya.
Selain beasiswa, Pemkot Madiun di era kepemimpinannya juga memberikan fasilitas 14 ribu unit laptop program pinjam-pakai untuk siswa SD dan SMP. Sehingga, tidak ada lagi anak sekolah yang tidak bisa belajar karena tidak memiliki laptop.
Baca Juga :Harta Kekayaan Calon Bupati Jombang Capai Miliaran Rupiah, Siapa yang Unggul?
“IPM Kota Madiun tinggi. Mari kita wujudkan generasi emas 2024,’’ tandas Maidi.



















