Blitar, SEJAHTERA.CO – Bencana puting beliung Kembali terjadi. Jika sebelumnya menerjang wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari, kini giliran Kabupaten Blitar barat. Bahkan, 1 perempuan nyawanya melayang akibat tertimpa pohon sukun yang ambruk.
Baca Juga : Tambang Ilegal Desa Plosokidul Ditertibkan Petugas, Ini Penjelasan Kapolsek Plosoklaten
Informasi yang berhasil dihimpun Koran Memo menyebutkan, angin kencang menerpa wilayah Blitar barat mulai Srengat dan Wonodadi terjadi pada Sabtu (2/11/2024) sekitar pukul 14.30 WIB. Puluhan pohon ambruk akibat tak mampu bertahan dari empasan angin disertai hujan.
“Iya, ada 1 warga yang meninggal akibat tertimpa pohon sukun,” kata Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno.
Dia mengatakan, Perempuan yang meninggal diketahui Bernama Khoirunnisa (5) warga Dusun Demangan RT 01 RW 03 Desa Dermojayan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Khoirunnisa meninggal akibat tertimpa pohon sukun. Saat itu korban yang juga buruh peternakan ayam petelur itu Tengah memberi pakan ayam.
Tiba-tiba pohon sukun yang berada di samping kandang ambruk. Apes, mengetahui ambruk, korban tak sempat menghindar. Hingga akhirnya nyawanya pun melayang. Meski sempat dibawa ke rumah sakit terdekat, nyawanya tak tertolong.
Selain di Desa Dermojayan, angin putting beliung juga menerpa wilayah Dusun Kolomayan, Desa Pikatan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Banyak pohon roboh.
Ada yang menghalangi jalan ada pula yang menimpa rumah. Tak hanya itu, tiang Listrik juga roboh. Polisi dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Blitar turun tangan untuk evakuasi.
Baca Juga :Debat Publik Pertama KPU Kota Kediri, Dua Paslon Usung Program Unggulan 5 Tahun Kedepan
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih memotong sejumlah pohon yang malang melintang di jalan raya. Aliran Listrik sementara diputus untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Betryanto mengatakan saat ini pihaknya masih mendata jumlah kerusakan. Sebelumnya, pihaknya sudah turun tangan dengan memotong pohon yang roboh.
BPBD meminta warga yang memiliki pohon menjulang tinggi, untuk segera menebang. Pasalnya, saat ini sudah memasuki musim hujan. Apalagi wilayah Blitar barat rawan putting beliung.
Baca Juga :Enam Rumah Tertimpa Pohon Tumbang, Satu Warga Luka-luka, Ini Penjelasan BPBD Kabupaten Trenggalek
Sebelumnya, di wilayah Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar juga dilanda angin putting beliung. Selain merontokkan genteng di sejumlah rumah, angin juga mengakibatkan tiga Lembaga sekolah terdampak.
Bahkan atap SDN Sumberagung 02 amblas hingga membuat para siswa menjalani pembelajaran di rumah alias daring.



















