Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Berkah pada bulan Ramadan 2025 kemarin cukup terasa bagi para pedagang takjil di Pasar Takjil Savana Tulungagung. Pasalnya, hanya dalam waktu 28 hari saja, ratusan pedagang di Savana Tulungagung mampu hasilkan omzet hingga miliaran rupiah.
Ketua Paguyuban Pedagang Savana Tulungagung, Abdul Aziz mengatakan, pelaksanaan Pasar Takjil Savana Tulungagung pada Ramadan kemarin hanya diisi sebanyak 100 pedagang.
Mereka sebelumnya harus menjalani seleksi ketat, termasuk salah satunya harus memiliki tenda pribadi.
Hal itu dilakukan agar seluruh lapak pedagang di Pasar Takjil Savana Tulungagung terlihat tertata rapi dan seragam, sehingga turut menarik pengunjung.
Baca Juga :Ratusan CJH Jombang Belum Lunasi Bipih, Kemenag Perpanjang Masa Pelunasan
Buktinya, selama pelaksanaan Pasar Takjil Savana Tulungagung kemarin, animo masyarakat cukup tinggi untuk berbelanja jajanan takjil di sana.
“Savana Tulungagung kemarin hanya digelar selama 28 hari, dan respon masyarakat atas keberadaan pasar takjil itu sangat diminati oleh masyarakat,” kata Abdul Aziz, Kamis (24/4/2025).
Hasilnya, ungkap Aziz, hanya dalam jangka waktu 28 hari saja, omzet atau pendapatan yang dihasilkan oleh para pedagang di Savana Tulungagung mampu meraup Rp1,1 miliar.
Rinciannya, setiap satu orang pedagang mampu menghasilkan Rp300 ribu sampai Rp400 ribu dalam sehari berjualan di Savana Tulungagung.
Baca Juga :Razia Trantib, Satpol PP Kabupaten Kediri Temukan Penjual Angkringan Usia Bawah Umur
Padahal secara teknis, para pedagang takjil yang berjualan di Pasar Takjil Savana Tulungagung itu hanya diberi waktu selama tiga jam saja untuk berjualan, mulai pukul 15.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB.
Adanya pasar takjil tersebut tentunya cukup membantu para pelaku UMKM di Tulungagung.
“Kegiatan itu juga menyumbang retribusi ke daerah, sebagai contoh setiap pedagang diminta membayar Rp8000 untuk pengangkutan sampah, sehingga selama 28 hari retribusinya mencapai Rp22,4 juta. Belum lagi retribusi parkir pengunjung,” ungkapnya.
Meski begitu, Aziz menyebut, pelaksanaan Pasar Takjil Savana Tulungagung kemarin tentunya belum sempurna, sehingga perlu dilakukan evaluasi seperti masih adanya pedagang yang tidak buka sesuai jadwal.
Selain itu, penataan tempat parkir pengunjung harus ditata lebih baik lagi agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Baca Juga :Pemkab Tulungagung Lepas Ribuan CJH, Sebanyak 27 di Antaranya Berstatus PNS
Menurut Aziz, pihaknya berencana untuk menggelar pasar takjil Savana Tulungagung lagi pada bulan ramadhan tahun 2026 mendatang jika disetujui oleh pemerintah.
Rencananya, pihaknya juga akan menambah jumlah pedagang pada pasar takjil tersebut sesuai dengan lahan yang tersedia nantinya.
“Tahun depan kami ajukan lagi ke Pemkab Tulungagung, jika disetujui, lokasinya akan sama yakni di jalan W.R Supratman. Kami juga berencana untuk menambah jumlah pedagangnya,” pungkasnya.



















