Wakil Bupati Kediri Lepas 1078 Calon Jamaah Haji Kabupaten Kediri

Wakil Bupati Kediri Lepas 1078 Calon Jamaah Haji Kabupaten Kediri
Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa didampingi Kepala Kemenag Kabupaten Kediri melepas jamaah haji Kabupaten Kediri di Hal Convention Center (HCC) SLG. (bakti/sejahtera.co) 

Kediri, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 1078 Calon Jamaah Haji atau CJH Kabupaten Kediri, Kamis (24/4/2025) siang dilepas Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa dari Hal Covention Center (HCC) Simpang Lima Gumul (SLG).

Baca Juga :Selama 28 Hari, Pelaksanaan Pasar Takjil Savana Tulungagung Hasilkan Omzet Rp1,1 Miliar

Kehadiran Mbak Dewi didampingi Ahmad Faiz Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri. CJH Kabupaten Kediri terdiri dari tiga kelompok terbang (kloter) dan berangkat dua gelombang masing-masing Jumat (2/5) subuh untuk kloter 5 dengan 377 jamaah, dan kloter 6 dengan 377 jamaah.

Read More

Sedangkan kloter 46 berangkat 14 Mei 2025 subuh dengan jumlah jamaah 293 orang. Kloter ini bergabung dengan jamaah haji asal Blitar, Trenggalek, dan Surabaya.

Ahmad Faiz Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri menjelaskan petugas kloter ada 12 orang yang terdiri dari tiga orang TPHI, tiga orang TPIHI, enam orang tenaga medis dan satu orang pelayanan umum pembimbing ibadah.

Baca Juga :Ratusan CJH Jombang Belum Lunasi Bipih, Kemenag Perpanjang Masa Pelunasan

“Secara umum kuota haji tahun 2025 untuk Kabupaten Kediri 1557 orang yang terdiri 985 jamaah urut porsi, 85 prioritas lansia, 359 orang jamaah cadangan, untuk jumlah jamaah lunas per 23 April ada 1092 orang, 269 tunda berangkat, 10 jamaah lunas tunda karena dua meninggal, tiga sakit, satu gagal sistim dan satu menunggu mahram, ” jelasnya.

Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa berharap kepada CJH Kabupaten Kediri tetap sehat saat berangkat dan pulang dalam kondisi sehat dan utuh. Jaga kesehatan utamanya jamaah lansia yang perlu pendampingan dari orang terdekat ataupun dari tim medis Kabupaten Kediri.

“Kita harapkan jamaah haji tetap membawa nama baik Kabupaten Kediri, ikuti aturan yang ada dan jaga kesehatan lebih optimal karena saat prosesi ibadah haji cuaca panas,” katanya.

Baca Juga :Tragis, Warga Pandanrejo Meninggal Dunia Tertimpa Mobil Tayo

Mbak Dewi menambahkan untuk jamah tertua adalah Istadi (93) asal Desa Tulungrejo Pare dan termuda Mohamad Firdaus Rasya Dzulfikri (18) asal Desa Blabal Kandat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *