Semblilan Pos Jaga dan Palang Pintu Perlintasan Dibangun, Ini Penjelasan Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung

Semblilan Pos Jaga dan Palang Pintu Perlintasan Dibangun, Ini Penjelasan Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung
Pos Jaga, Palang Pintu, Perlintasan, Dibangun, Sembila, Dishub, Dinas Perhubungan, Kabupaten Tulungagung

Tulungagung, SEJAHTERA.CO –  Sepanjang tahun 2024, sejumlah perlintasan sebidang di Kabupaten Tulungagung sudah didirikan pos jaga dan palang pintu. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan saat melintasi perlintasan sebidang.

Baca Juga :Upaya RJ Gagal, Sopir Bus Bagong Tewaskan Pengendara Sepeda Motor Ditetapkan Tersangka

Kabid Lalu Lintas (Lalin), Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Panji Putranto mengatakan, perlintasan sebidang di Tulungagung tergolong rawan terjadinya kecelakaan. Pasalnya, sudah ada berbagai kejadian kecelakaan yang melibatkan masyarakat pengguna jalan dengan kereta api (KA) yang melintas.

Read More

Hal ini membuat Pemkab Tulungagung, melalui Dishub Tulungagung melakukan upaya peningkatan keselamatan dengan membangun pos jaga dan palang pintu perlintasan pada perlintasan sebidang. Sepanjang tahun 2024 saja, sebanyak sembilan perlintasan sebidang mulai dibangun pos jaga dan palang pintu.

Baca Juga :Pelaksanaan Debat Publik Kedua Cabup dan Cawabup Diperketat, Ini Penjelasan Komisioner KPU Ponorogo

“Di tahun 2024 ini ada total sebanyak sembilan perlintasan sebidang yang ada di Tulungagung yang sudah dibangun pos jaga dan palang pintu perlintasan. Sebagian sudah dibangun, sebagian lainnya masih proses,” kata Panji Putranto, Selasa (5/11/2024).

Pembangunan tersebut, menghabiskan anggaran senilai Rp 300 juta di masing-masing perlintasan sebidang. Hal itu meliputi pos jaga beserta perangkat elektronik seperti alat penggerak palang pintu, alat komunikasi hingga palang pintunya.

Baca Juga :MGBK Gelar EduFair 2024, Pj Wali Kota Batu: Sampaikan Informasi Masuk Perguruan Tinggi

Sedangkan rinciannya sendiri, sebanyak tujuh pos jaga perlintasan sebidang dibangun menggunakan APBD Tulungagung. Sedangkan dua perlintasan sisanya dibangun menggunakan bantuan keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur.

Disinggung soal perlintasan sebidang yang lain, Panji menyebut, pihaknya tetap berupaya untuk mengusulkan ke Pemkab Tulungagung maupun Pemprov Jawa Timur untuk pembangunan perlintasan sebidang tersebut. Hanya saja, rencana tahun depan pihaknya akan lebih mengutamakan pelatihan petugas jaga.

Baca Juga :Pemkab Jombang Perkuat Komitmen Pembangunan Jangka Panjang Lewat Internalisasi RPJPD

Menurut Panji, meski pembangunan pada perlintasan sebidang sudah dilakukan, namun terdapat beberapa perlintasan yang belum dijaga oleh petugas jaga perlintasan.

“Kami utamakan dulu SDMnya, jadi kalau bisa sebelum perlintasan sebidang ini dibangun, SDMnya sudah tersedia dan sudah memiliki sertifikasi sebagai operator palang pintu, sehingga ketika sudah dibangun, bisa langsung difungsikan,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *