Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Angka fatalitas akibat kecelakaan di Ponorogo masih tergolong cukup tinggi. Buktinya, selama 2024 ada 104 korban yang meninggal dunia di jalanan akibat terlibat laka lantas.
Baca Juga :Kenaikan Harga Cabai Turunkan Daya Beli, Ini Kata Penjual Pasar Setono Betek Kediri
Meski mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, namun jumlah tersebut hanya turun sekitar 3,7 persen atau sekitar 4 orang saja. Bahkan pada 2024 lalu korban meninggal dunia 4 diantaranya merupakan pelajar.
“Tahun 2023 ada 108 orang meninggal akibat kecelakaan, sedangkan tahun 2024 ada 104 orang meninggal akibat kecelakaan,” ungkap Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama Sudiro, Selasa (7/1/2025).
Baca Juga :Kasus PMK Merebak, Pasar Hewan Terpadu Bakal Ditutup 14 Hari, Ini Kata Sekda Kabupaten Tulungagung
Bayu menjelaskan, secara kuantitas jumlah kecelakaan di Ponorogo juga mengalami penurunan. Dimana pada 2023 ada sebanyak 757 kecelakaan, jumlah tersebut turun tipis di tahun 2024 yakni berjumlah 734 kasus atau turun 3,03 persen.
“Jika melihat korban meninggal dari kalangan pelajar juga turun, ada 12 korban meninggal di tahun 2023 lalu turun menjadi 4 korban meninggal,” tegasnya.
Sedangkan untuk korban luka berat, baik 2023 maupun 2024 sama. Tidak ada korban luka berat. Sementara korban luka ringan pada kecelakaan 2024 naik. Dari data korban luka ringan tahun 2023 sejumlah 1.120 orang. Sementara untuk tahun 2024 korban ringan sejumlah 1.131 orang.
Baca Juga :Komplotan Pengedar Arak Bali Tanpa Izin Diringkus, Amankan Dua Pelaku dan Puluhan Botol
“Memang luka ringan naik, selain itu kerugian materil juga naik 2023 total Rp 1,029 miliar dan tahu 2024 menjadi Rp 1,059 miliar,” jelasnya
Mantan Kabag Ops Polres Nduga, Papua tersebut juga mengatakan jika pihaknya mampu mengungkap 5 kasus tabrak lari selama 2024. Sedangkan kecelakaan yang melibatkan pelajar tahun 2023 sejumlah 163 kasus, turun di tahun 2024 yakni sejumlah 112 kasus. Untuk pengaruh alkohol tahun 2024 sebanyak 2 kasus kecelakaan.
“Tentu hasil tersebut akan menjadi bahan evaluasi kami, agar bisa menekan angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas,” tutupnya.
Baca Juga :Sepanjang 2024, Kasus DBD di Tulungagung Capai 1.433 Kasus, Melonjak Tajam Dibandingkan 2023
Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas di jalan serta selalu menjaga etika berkendara.
“Mari bersama sama menjaga, diri sendiri dan orang lain. Patuhi peraturan lalu lintas dan jaga etika berkendara,” imbuh Kapolres



















