Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Ribuan Calon Jemaah Haji (CJH) di Kabupaten Tulungagung sudah melunasi Biaya Pelunasan Ibadah Haji (BPIH) pada tahap pertama pembayaran. Sedangkan saat ini mulai dibuka tahapan pembayaran BPIH tahap kedua yang bagi jemaah haji terpilih.
Kasi Pemberangkatan Haji dan Umrah (PHU), Kantor Kemenag Tulungagung, Suryani mengatakan, saat ini sudah masuk tahap kedua untuk pembayaran BPIH.
Diketahui, untuk tahap kedua pembayaran BPIH ini akan berlangsung sampai akhir Maret tepatnya, Selasa (26/3/2024) mendatang.
Pada pembayaran BPIH tahap pertama, total sudah ada sebanyak 1.090 jemaah yang telah melakukan pelunasan BPIH sampai dengan berakhirnya pembayaran BPIH tahap pertama.
Kini pihaknya tengah menunggu data by name by addres dari calon jemaah yang melakukan pelunasan BPIH di tahap kedua.
“Kami masih menunggu by name untuk pelaksanaan pelunasan BPIH ini yang dimulai pada Rabu (13/3/2024) hingga Selasa (26/3/2024),” kata Suryani, Senin (4/3/2024).
Pada pelunasan BPIH tahap kedua ini, unglap Suryani, dilakukan untuk mengakomodasi pelunasan dari calon jemaah yang mengalami gagal sistem di tahap pertama. Selain itu, juga ditujukan untuk jemaah yang mengajukan pendamping lansia, penggabungan makrom, dan pendamping disabilitas.
Pihaknya menghimbau para jemaah haji yang telah terpilih untuk berangkat ke tanah suci dapat melangsungkan pelunasan BPIH di tahapan kedua ini. Pasalnya, ini merupakan salah satu persyaratan penting bagi jemaah sebelum berangkat haji yang sesuai jadwal akan berangkat pada Minggu (12/5/2024).
“Jemaah yang mengalami gagal sistem di tahap satu, seperti ada kendala jaringan, bencana alam hingga evaluasi kesehatan. Nah itu bisa melakukan pelunasan di tahap kedua ini,” ungkapnya.
Selain sudah masuk pembayaran BPIH tahap kedua, saat ini pihaknya juga sedang melakukan biometrik yakni pengambilan foto jemaah haji, mulai dari foto paspor, foto wajah dan sepuluh jarinya.
Hal ini merupakan persyaratan wajib yang harus dilalui para jemaah haji terpilih untuk bisa berangkat ke tanah suci.
Berdasarkan data, pihaknya telah mengirimkan paspor para calon jemaah haji di Kabupaten Tulungagung sebanyak 530 paspor ke Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur.
Nantinya paspor tersebut akan digunakan untuk kepengurusan visa bagi calon jemaah haji yang hendak berangkat ke tanah suci.
“Jadi memang ini merupakan persyaratan untuk proses visa dari Kedubes Arab Saudi yang harus dipenuhi oleh calon jemaah haji yang sudah terpilih untuk berangkat tahun ini,” pungkasnya.
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Dhita Septiadarma



















