Tak Mampu Beli Baru, Bianglala Diserahkan Investor, Ini Kata Wali Kota Batu

Batu, SEJAHTERA.CO – Keberadaan bianglala di Alun-alun Kota Wisata Batu sudah lama tidak beroperasi sejak atau sejah wabah Covid- 19.

Bahkan dari hasil kajian, keberadaan bianglala tersebut tidak mungkin diperbaiki dan harus diganti baru.

 

Read More

Pemkot Batu mengaku, hasil kajian tidak mungkin mengganti baru karena faktor anggaran yang besar. Rencananya mencoba mencari investor yang mau berinvestasi .

“Memang bianglala sudah lama tidak terpakai atau sejak Covid-19. Kemudian dilakukan kajian dan hasilnya diganti. Sedangkan pemerintah tidak mampu membeli baru,” ujar Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, Rabu (6/3).

 

Dalam menangani persoalan tersebut, Pemkot bekerjasama dengan investor untuk penggadaan bianglala baru. Ia mengaku ada beberapa investor yang siap membantu.

“Sebenarnya sudah banyak (investor) yang tertarik. Artinya mereka sukarela membantu membenahi ferry wheels dan nantinya kami dari Pemkot Batu akan memberikan support. Termasuk dari PHRI dan pihak-pihak lain akan membantu penataan Alun-Alun,” kata Aries.

 

Terkait dengan rencana pengadaan bianglala baru sudah berproses. Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pariwisata kini sedang menggodok rencana pengadaan bianglala baru tersebut.

“Karena yang menangani Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pariwisata. Kami berharap jangka waktu yang diberikan kapan? Karena butuh waktu apakah nanti setelah lebaran atau setelah Idul Adha. Tapi sementara masih berproses dalam pelaksanaanya,” terangnya.

 

Sebagai informasi, bianglala dibangun pada 2011 saat kepemimpinan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko dan sempat menjadi salah satu ikon Kota Wisata Batu.

Reporter : Arief Juli Prabowo

Redaktur : Gimo Hadi Wibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *