Kediri, SEJAHTERA.CO – Semakin berkurangnya pemuda yang menggeluti pertanian menjadi ancaman serius bagi Kabupaten Kediri
Terkait hal ini, Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana akan meluncurkan program Green House di desa untuk menciptakan petani milenial dan benar mau menggeluti pertanian dengan serius.
Lahan milik Pemkab Kediri di desa yang tidak terpakai bisa dibuat untuk green house.
” Ini upaya kami agar Kabupaten Kediri tidak kekurangan petani beberapa tahun ke depan. Usia petani 30 tahun ke bawah hanya 6 hingga 7 persen, usia 45 keatas 86 persen dan usia 30 hingga 35 ada 8 persen. Nantinya di setiap desa pola produksi pertanian green house berbeda,” jelasnya.
Mas Bup Dhito mengatakan, pola pertanian green house bisa dilakukan dengan cara berbeda atau dibuat secara klustering. Tujuannya agar setiap wilayah hasilkan produk pertanian berbeda dan bisa bentuk pertanian holtikultur.
Mas Bup akan mengajak kalangan milenial mau bertani dengan pola bertani dengan green house ini.
“Stimulan ini perlu disiapkan sesuai kawasan agropolitan. Kita ajak anak muda Kabupaten Kediri bisa bertani dengan pola seperti ini. Kita siapkan tempat dan kita latih pola awal tanam hingga produksi pertanian agar anak muda mau geluti dunia pertanian dan tidak krisis petani muda ke depanya,” imbuhnya.
Catatan: Pengertian greenhouse, merupakan sebuah bangunan yang diselubungi bahan bening atau tembus cahaya yang dapat meneruskan cahaya secara optimum untuk produksi dan melindungi tanaman dari kondisi iklim yang merugikan bagi pertumbuhan tanaman.
Reporter : Bakti Widjayanto
Editor : Gimo Hadiwibowo



















