Tolak Tukar Guling Aset Pemkot-SMK dr Ismangil, Ini Kata Ketua Pansus DPRD Kota Blitar

Tolak Tukar Guling Aset Pemkot-SMK dr Ismangil, Ini Kata Ketua Pansus DPRD Kota Blitar

Blitar, SEJAHTERA.CO –  Keinginan Pemkot Blitar tukar guling aset tanah dengan Yayasan SMK dr Ismangil pupus sudah. Dewan menolak mentah-mentah tukar karena gulingnya dianggap tidak sesuai.

Kepastian itu diungkapkan Ketua Panita Khusus  (pansus) DPRD Kota Blitar Yudi Meira. Dia mengatakan hasil pembahasan dan kajian di tingkat pansus, keputusannya tukar guling ditolak.

“Sudah diparipurnakan dan intinya pelaksanaan tukar guling tidak memenuhi persyaratan,” kata Yudi Meira, Selasa (30/4).

Read More

Yudi menjelaskan ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan legislatif menolak tukar guling. Di antaranya soal legalitas sekolah. Ketika pansus mengorek lebih dalam seluk beluk sekolah SMK dr Ismangil soal legalitas  ternyata sudah tak ada.

Selain itu dalam kacamata pansus, tanah atau aset milik Pemkot Blitar yang terletak di belakang SMK dr Ismangil lebih bernilai dibanding dengan tanah yang disodorkan pengelola SMK dr Ismangil.

“Lebih strategis karena berada di tengah kota. Sementara tanah yang ditawarkan letaknya di belakang perkampungan,” katanya.

Yudi menambahkan lagi, secara kasat mata memang tanah yang ditawarkan SMK dr Ismangil ke Pemkot Blitar lebih luas.  Tetapi ketika pansus turun untuk cek ada beberapa fakta yang ditemukan. Di antaranya soal akses masuk  dan lokasi. “Ya sebelum pansus memutuskan, sudah cek ke lapangan,” katanya lagi.

Ketua DPRD Kota Blitar dr Syahrul Alim mengakui dewan menolak tukar guling aset Pemkot Blitar dengan  Yayasan SMK dr Ismangil. Alasannya tak sesuai. Dan keputusan itu sudah disampaikan dalam paripurna di gedung DPRD  Kota Blitar, Selasa (30/4).

Paripurna itu tindaklanjut permohonan pemkot soal tukar guling aset pemkot  di belakang SMK dr Ismangil dengan tanah milik yayasan SMK dr Ismangil di Jalan Bali.

Berdasarkan laporan dari pansus, menurutnya ada beberapa yang digarisbawahi ketika pansus mengerjakan tugasnya.  Pada awalnya pemkot menginfokan jika aset tanah pemkot di belakang SMK dr Ismangil berada di pojokan dan buntu. Ternyata setelah dicek punya akses jalan meski ditutup. Yakni akses menuju perumahan Melati.

Selain itu, lanjutnya tanah yang ditawarkan SMK dr  Ismangil ke Pemkot Blitar ketika pengajuan atau permohonan tukar guling dekat atau bersebelahan dengan tanah bengkok Pemkot Blitar. Nah ketika dicek ternyata  dipisahkan dengan tanah pribadi milik warga. Dewan khawatir jika ada pengembangan harus berurusan dengan pemilik tanah warga lain. “Nilai ekonomis juga jadi pertimbangan. Rugi kalau ditukar” katanya.

Sementara itu Wali Kota Blitar Santoso tak berkomentar banyak. Ketika diwawancara tak bisa.

Sebelumnya, Wali Kota Blitar  Santoso mengatakan   SMK dr. Ismangil merupakan   sekolah swasta di Kota Blitar yang berdiri di atas tanah hak milik seluas kurang lebih 3.200 meter persegi. Nah satu bidang tanah pakai Pemkot Blitar seluas 512 meter persegi.   SMK dr. Ismangil berencana menukar dengan tanah lain. Lokasinya berada di dekat sumber Kali Karangploso (Karangtengah-Plosokerep), Kecamatan Sananwetan dengan luas 1.046 meter persegi.

Pemkot. menilai lokasi yang ditukar guling itu sangat  luas dan cocok. Itu karena dekat dengan wisata baru Sumber Kali Karplos. Jika permohon tukar menukar ini disetujui, maka akan memudahkan Pemkot Blitar  dalam mengembangkan wisata baru tersebut.

Reporter : Abdul Aziz Wahyudi

Editor : Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *