Kediri, SEJAHTERA.CO – Ditemui di Gedung DPRD sebelum Paripurna, Sekda Kabupatean Kediri Dr. Mohamad Solikin MAp menyampaikan perkembangan verifikasi bandara Kediri.
Awalnya verifikasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) direncanakan 8 November namun kemudian diundur hingga pertengahan November.
“Karena masih ada yang harus diselesaikan untuk sarpras bandara,” kata Mohamad Solikin.
Progres capaian pembangunan bandara, kata dia, sudah hampir finishing. Adapun verifikasi bandara dimaksudkan untuk mengetahui kelayakan sarpras bandara sebelum tiba waktu untuk first landing yang direncanakan awal Desember 2023.
Solikin menjelaskan, sebelum semuanya benar-benar siap tentu cek dan ricek dilakukan untuk kesiapan operasional pelayanan penumpang datang dan pergi.
Sekda memastikan jika verifikasi bandara di pertengahan November. “Dari Tim Kemenhub akan memantau langsung terkait kesiapan bandara untuk layanan penumpang,”katanya.
Sekalipun dalam pembangunan sudah masuk tahap finishing namun beberapa hal masih perlu percepatan pengerjaan di dalam bandara,” jelasnya.
Ditambahkan Solikin, dari verifikasi ini diharapkan Bandara Kediri siap dengan sarpras yang ada dengan klasifikasi layanan internasional. Bandara yang akan melayani penumpang ke beberapa kota ini diberi nama Dhoho International Air Port.
“Ini informasi saat kami ikuti rapat bersama SDHI dan beberapa wilayah kabupaten/kota yang berdekatan dengan Kabupaten /Kota Kediri dan
satu maskapai yang sudah sepakat untuk penerbangan di DIAP ini,” katanya. (bak)



















