Blitar, SEJAHTERA.CO – Pengendara yang kerap parkir di jalanan Kota Blitar harus merogoh kocek lebih dalam lagi.
Pasalnya Pemkot Blitar menaikkan retribusi jasa parkir jenis insidentil atau parkir di jalanan.
Kepastian naiknya retribusi jasa parkir itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar, Juari, Rabu (1/5/2024).
Dia mengakui saat ini parkir insidentil ada kenaikan. Jika semula Rp 3 ribu untuk jenis kendaraan roda dua atau motor, naik Rp 2 ribu menjadi Rp 5 ribu.
Sementara untuk mobil semula Rp 5 ribu, naik Rp 2 ribu menjadi Rp 7 ribu.
“Ya mulai 2024 ada penyesuaian tarif insidentil. Sudah ada regulasinya,” kata Juari, Rabu (1/5).
Dia mengatakan dalam dunia perparkiran di Kota Blitar ada dua jenis parkir.
Parkir itu adalah reguler atau parkir yang biasa diberlakukan setiap hari atau hari biasa.
Sementara parkir insidentil adalah parkir yang diberlakukan ketika ada momen-momen tertentu.
Seperti ada gawe besar yang melibatkan ribuan warga. Contohnya agenda bazar jadul yang dipusatkan di Alun-alun Kota Blitar, konser musik dan lain sebagainya.
“Dua jenis parkir ini sudah ada sejak lama,” katanya.
Juari menambahkan, untuk aturan jenis parkir insidentil itu sudah didok. Bahkan sudah ada payung hukumnya.
Penyesuaian tarif retribusi parkir mengacu Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang pajak daerah dan retribusi daerah. “Perdanya sudah ada,” katanya.
Pihaknya optimistis tak ada gejolak. Karena parkir insidentil hanya pada waktu-waktu tertentu. Bahkan sebulan belum tentu ada gawe besar.
Untuk parkir reguler dijamin tak ada perubahan. Untuk motor Rp 2 ribu dan mobil Rp 3 ribu.
“Kami berharap masyarakat bisa memaklumi dan mengikuti regulasi baru ini,” harapnya.
Mantan kepala bagian umum ini menambahkan, pada 2024 ini target pendapatan asli daerah dari sektor parkir naik.
Semula Rp 1,7 miliar naik Rp 200 juta menjadi Rp 1,9 miliar. Kenaikan itu juga masih dianggap wajar. Karena setiap tahun ada evaluasi.
Saat ini jumlah titik parkir di Kota Blitar ada 62 tersebar di sejumlah jalan. Sementara jumlah juru parkir resmi sebanyak 200 personel.
Reporter: Abdul Aziz Wahyudi
Editor: Gimo Hadiwibowo



















