Waspada..!! BPBD Kabupaten Ponorogo, Bencana Pancaroba Menimpa Beberapa Titik

Waspada..!! BPBD Kabupaten Ponorogo, Bencana Pancaroba Menimpa Beberapa Titik

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Ponorogo sudah mengalami sejumlah bencana alam. Mulai tanah longsor hingga angin kencang yang menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan.

Kepala BPBD Kabupaten Ponorogo, Masun memaparkan, tanah longsor terjadi di Desa Bareng dan Desa Krisik Kecamatan Pudak.

Sedangkan untuk angin kencang terjadi di Dukuh Tugunongko, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, yang menyebabkan puluhan rumah mengalami kerusakan.

Read More

“Untuk longsor kejadiannya di tanggal 23 lalu, sedangkan angin kencang tanggal 25 lalu. Memang prediksi BMKG saat ini masuk musim peralihan cuaca dari kemarau ke hujan,” ungkap Masun, saat diwawancarai, Senin (27/11/2023).

Untuk bencana angin kencang yang terjadi di Dukuh Tugunongko, tercatat ada 29 rumah warga yang mengalami kerusakan mulai berat hingga sedang.

Secara rinci ada 25 rumah mengalami kerusakan ringan, sedangkan 4 bangunan berupa rumah, kios, kandang, garasi mengalami kerusakan sedang.

“Memang yang rusak di bagian atap rumah, yang agak berat itu yang 4 itu tadi, meski sama-sama di bagian atap,” terang Masun.

Sedangkan untuk tanah longsor, Masun menyebut ada 5 rumah yang terkena material longsor, namun tidak mengakibatkan kerusakan.

Kendati masih tergolong kecil dengan mahkota longsor di bawah 100 meter, pihaknya tetap melakukan langkah antisipatif dengan memberikan kantong pasir dan penutup terpal agar tidak semakin meluas.

“Kalau longsor di Desa Krisik itu terjadi di jalan penghubung antara kecamatan Pudak dan Kecamatan Pulung, masih bisa dilewati tapi memang harus berhati hati,” paparnya.

Meski tidak menyebabkan korban jiwa serta tidak sampai mengungsikan warga, Masun tetap menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menghadapi segala potensi kebencanaan.

Pasalnya saat ini sedang berlangsung masa peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan.

“Selalu berhati hati dan waspada terhadap kondisi cuaca pancaroba saat seperti sekarang ini terutama angin kencang, tanah longsor dan petir,” tutupnya.

Reporter: Sony Dwi Prastyo

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *