Waspada Pohon Tumbang, BPBD Kabupaten Blitar Imbau Potong Kayu Rawan Roboh

Waspada Pohon Tumbang, BPBD Kabupaten Blitar Imbau Potong Kayu Rawan Roboh
Kondisi rumah Nurhayati warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro yang tertimpa pohon jati.(istimewa)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Blitar mengimbau warga untuk waspada. Pasalnya, saat ini merupakan puncak musim hujan yang kadang disertai angin.

Baca Juga :Dukung Ketahanan Pangan, Lahan 3 Ribu Meter Persegi Ditanami Jagung Bhayangkara

Imbauan itu disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Bettryanto. Dia mengatakan, saat ini hampir di seluruh wilayah di Kabupaten Blitar kerap diguyur hujan. Ada setidaknya 20 kecamatan yang hasil prediksi BMKG bakal diguyur hujan deras disertai petir.

Read More

“Untuk antisipasi, kalau ada pohon yang membahayakan di sekitar rumah kurangi dahan atau potong. Karena saat ini sudah mulai masuk puncak musim hujan,” kata Ivong, Rabu (22/1/2025).

Baca Juga :KTNA Jatim Siap Wujudkan Swasembada Pangan 2025

Sebanyak 20 kecamatan yang waspada intensitas hujan sedang dan lebat itu di antaranya Kecamatan Nglegok, Garum, Gandusari, Doko, Sanankulon, Selopuro, Kanigoro, Sutojayan, Panggungrejo dan Talun.

Selain itu ada pula Kecamatan Udanawu, Selorejo, Binangun, Wates, Kesamben, Wlingi, Wonotirto, Kademangan, Wonodadi dan Srengat. “Hujannya ada yang sedang hingga lebat. Bisa juga disertai dengan petir dan angin kencang,” tambahnya.

Baca Juga :Penemuan Mayat di Jombang, Ada 6 Luka Robek Bagian Kepala

Saat ini, lanjutnya, pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan. Bukan hanya sumberdaya manusianya tetapi juga peralatan penunjang. Di antaranya mulai perahu karet, gergaji mesin, dan lain sebagainya.

Sementara itu, pada Selasa malam (21/1/2025) terjadi bencana kayu ambruk. Rumah milik Nurhayati (49) warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar tertimpa pohon jenis jati. Pohon seukuran badan orang dewasa itu menimpa genteng hingga rontok. Utamanya di wilayah dapur.

Baca Juga :Tidak di IKN, Pelantikan Kepala Daerah Serentak Diadakan di Istana Merdeka Jakarta

Untungnya saat kejadian korban berada di ruang tengah. “Petugas sudah pembersihan dan tidak ada korban jiwa,” kata Kapolsek Kanigoro, AKP Sonny Suhartanto, Rabu (22/1/2-025).

Dia mengatakan, robohnya pohon jati itu terjadi pada malam hari ketika Desa Kanigoro diguyur hujan. Tiba-tiba tanpa disangka, pohon ambruk dan menimpa dapur. Diketahui, ternyata akar jati sudah dalam kondisi lapuk hingga akhirnya ambruk.

Baca Juga :Tidak di IKN, Pelantikan Kepala Daerah Serentak Diadakan di Istana Merdeka Jakarta

Belakangan diketahui jika pohon jati itu milik Sri Umi Yulaikah yang juga tetangga pemilik rumah. Berdasarkan hasil kesepakatan, akhirnya pemilik tanah yang ada pohon jatinya ambruk bersedia untuk memperbaiki genteng yang ambrol.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *