Blitar, SEJAHTERA.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar memprediksi musim hujan tetap terjadi pada Mei. Imbauannya bagi yang memiliki pohon menjulang agar mengurangi cabang untuk antisipasi pohon tumbang.
“Sampai bulan ini (April,red) curah hujan masih tinggi. Dan ini bakal terjadi sebulan atau dua bulan lagi. Kami imbau agar tetap waspada,,” kata Kepala BPBD Agus Suherli, Minggu (21/4).
Dia mengatakan untuk wilayah Kota Blitar bencana yang kerap mengintai salah satunya pohon roboh. Utamanya di pinggir jalan. Meski begitu ada pula pohon milik warga. Nah, untuk yang ada di pohon Pemkot Blitar melalui instansi terkait sudah rutin pemeliharan dengan memotong.
“Kalau yang punya pribadi, kami imbau kalau ada pohon rawan tumbang, bisa ditebang atau dikurangi cabangnya,” katanya.
Untuk kemungkinan banjir dan longsor, lanjutnya kecil kemungkinan. Pembangunan selokan atau irigasi yang masif setiap tahun bisa mengurangi kemungkinan luapan air. Begitu juga longsor.
“Untuk longsor kecil kemungkinan karena tidak ada bukit. Yang ada hanya plengsengan, nah ini yang kami imbau untuk warga yang tinggal di sekitar plengsengan,” katanya.
Hal yang sama juga diutarakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar, Jajuk Indihartati. Jajuk mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan lingkungan tempat tinggal, agar tidak terjadi banjir.
Dia mengatakan agar aliran sungai tidak meluap, kebersihan sungai dan lingkungan harus tetap diperhatikan. Untuk itu, pihaknya meminta bank sampah dan pegiat lingkungan menjadi pelopor atau pionir. Ini agar supaya masyarakat tidak membuang sampah sembarangan di sungai atau selokan. Sebaliknya, sampah plastik dan organik harus dipilah dan didaur ulang.
Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Editor : Gimo Hadiwibowo



















