“Untuk Kasiran dirawat di puskesmas karena juga mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh,” katanya.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kejadian berawal ketika Kadir mendatangi rumah Kasiran. Sesampainya di depan rumah Kadir mengolok ngolok Kasiran. Yang intinya Kasiran ngrasani Kadir dengan orang lain.
“Selanjutnya Kadir memukul Kasiran dengan menggunakan satu kayu dengan tangan kanan,” katanya.
Keduanya terlibat berkelahi. Puncaknya, Kasiran mengambil pacul atau cangkul di depan rumah. Pacul tersebut dipukulkan sebanyak satu kali ke Kasiran mengenai kepala samping bagian kiri dan mengakibatkan luka menganga.
Pada saat terjadi perkelahian dan keduanya saling terjatuh. Selang sekira kurang lebih 30 menit Kadir dalam posisi sudah lemas tidak bergerak hingga akhirnya meninggal. Sejumlah warga tak berani melerai karena takut.
Dari informasi yang digali, polisi menyebutkan, perselisihan keduanya kerap terjadi. Kadir sendiri dikenal temperamental. (ziz)



















