Selain itu, Wiji Sobirin juga merasa bertanggung jawab kepada anggota-anggota di bawahnya dan meminta maaf atas kerugian yang dialami.
“Saya memohon maaf dengan tulus kepada semua anggota Smart Wallet di bawah naungan saya. Saya juga menjadi korban, hampir kehilangan aset uang segar saya sebesar Rp 400 juta,” ungkapnya.
Langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Wiji Sobirin adalah melakukan mediasi dengan anggota-anggota di bawahnya, serta berharap dapat bekerja sama dalam menempuh jalur hukum.
“Harapan saya adalah dapat menemukan vendor-vendor tersebut dan mentor Smart Wallet, agar modal saya dan anggota minimal dapat dikembalikan. Itu harapan saya dan anggota saya,” pungkasnya.(st2)
Reporter: Taufiqur Rachman
Editor: Dhita Septiadarma



















