“Korban AN meninggal dunia pagi dini hari saat perjalanan menuju rumah sakit, sedangkan korban NA meninggal sore harinya usai dirawat secara intensif,” ungkapnya.
Usai kedua korban meninggal dunia, jelas Anwari, pihaknya mendapat laporan dari petugas media atas kasus tersebut dan segera melakukan upaya penyelidikan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap jasad korban, petugas kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada korban.
Sedangkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mendapati barang bukti berupa teko plastik tempat mengoplos minuman, bekas muntahan serta bungkus minuman energi.
Berdasarkan hasil penyelidikan ini, kedua korban diduga meninggal karena overdosis dan keracunan minuman oplosan.
“Karena informasinya ada 4 orang yang mengkonsumsi minuman itu, kami masih melakukan penyelidikan atas kasus ini, dimana dua orang lainnya akan kami periksa. Jasad korban sudah dipulangkan ke Jember hari ini,” pungkasnya.
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Gimo Hadiwibowo



















