Data Terbaru Bencana Longsor, BPBD Trenggalek Catat 46 Rumah di 13 Desa Terdampak

Data Terbaru Bencana Longsor, BPBD Trenggalek Catat 46 Rumah di 13 Desa Terdampak

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek mencatat ada sebanyak 46 rumah di 13 desa terdampak bencana longsor, merujuk inventarisasi data terbaru per Minggu (21/4). Jumlah kerusakan itu tersebar di 6 kecamatan.

“Itu update data pukul 22.00 WIB, data masih terus kami update,” kata Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono, Senin (22/4).

Akibat peristiwa itu, sebanyak 141 jiwa dari 46 keluarga terdampak. Selain puluhan rumah, sebanyak 8 fasilitas sosial/fasilitas umum juga terdampak bencana longsor yang terjadi pada 18-19 April lalu. Petugas telah melakukan upaya penanganan penanggulangan bencana di daerah terdampak.

Read More

“Seperti pembersihan material longsor menggunakan alat berat maupun kerja bakti, pemberian bantuan logistik hingga koordinasi penanganan lanjutan dengan instansi terkait,” imbuhnya.

Merujuk inventarisasi BPBD Trenggalek, wilayah terdampak longsor terbanyak terjadi di Kecamatan Munjungan.

Ada empat desa terdampak, meliputi Karangturi, Bangun, Besuki dan Bendoroto. Kemudian masing-masing tiga desa di Sumurup, Dompyong, Surenlor di Kecamatan Bendungan, Petung, Salamwates, Pringapus di Kecamatan Dongko.

Serta masing-masing desa di tiga kecamatan. Meliputi Desa Tangkil di Kecamatan Panggul, Desa Margomulyo Kecamatan Watulimo, Desa Karangrejo Kecamatan Kampak. Triadi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada akan potensi longsor susulan jika terjadi hujan dengan intensitas tertentu.

“Kami himbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan memantau perkembangan cuaca berkala,” pungkasnya.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *