Diduga Terpengaruh Miras, Pemuda Kediri, Mengamuk dan Nekat Panjat Tower Listrik hingga Puluhan Meter

Diduga Terpengaruh Miras, Pemuda Kediri, Mengamuk dan Nekat Panjat Tower Listrik hingga Puluhan Meter
Ketua RT saat menunjukkan kaca rumah warga dalam keadaan pecah (rizky/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Seorang pemuda di Lingkungan Kresek Kelurahan Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri memanjat tower listrik setinggi 20 meter lebih, Kamis (15/8/2024) pagi.

Baca Juga : Diduga Cabuli Dua Anaknya, Warga Jombang Diancam Denda Rp 5 Miliar

Berdasarkan informasi yang diterima di lokasi, laki-laki itu diketahui bernama Rehan (29) warga setempat dan berhasil dievakuasi Tim Rescue Cepat (TRC) BPBD Kota Kediri untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Read More

Tak hanya itu, Rehan sempat mengamuk karena mengalami depresi dan dalam keadaan pengaruh alkohol atau minuman keras (miras).

Dalam pantauan di lokasi, ada tiga rumah warga yang mengalami kerusakan. Dua diantaranya kaca rumah mengalami pecah. Rehan pun akhirnya mau turun dari tower setelah dibujuk makanan dan minuman.

Baca Juga : Hotel Melati Bebas Hacker, PHRI Kerjasama dengan Polres Batu

Menurut Hisam, selaku Ketua RT 03 lingkungan setempat, sekitar pukul 02.00 WIB sudah mengamuk di jalan hingga naik ke atap rumah warga. Kemudian, turun dari atap untuk memecah kaca tetangganya.

Menerima laporan tersebut, pihaknya bersama keluarganya langsung memegang Rehan untuk ditenangkan.

“Dalam pengaruh alkohol (mabuk). Pas saya pulang, Rehan ini naik ke tower,” katanya saat ditemui.

Baca Juga : Lantai Kelas Mendadak Ambles, Aktifitas Mengajar Paud Anggrek Kota Batu Terganggu

Disinggung terkait kejadian tersebut apakah ada permasalahan, Hisam mengungkapkan, Rehan tidak ada permasalahan apapun. Namun demikian, dia mengaku, bahwa yang bersangkutan sebelumnya baru pulang kerja dari Bali.

“Jadi, dia (Rehan) baru sekali naik tower ini,” bebernya saat disinggung mengenai berapa kali naik tower.

Sementara itu Kepala Kelurahan Tempurejo, Oryza Mahendrajaya menambahkan, saat ini Rehan sudah ditangani tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri bersama puskesmas yang turun untuk disuntik obat penenang terlebih dahulu.

Persik Kediri Kontra PSS Sleman Belum Targetkan Menang di BRI Liga 1, Sama-sama Terluka di Laga Perdana

Selanjutnya, akan dibawa menuju ke RS Bhayangkara Kediri untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut terkait depresi.

“Mudah mudahan cukup ditangani disini saja tidak perlu dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Ini dalam perawatan dan pengawasan,” ucapnya.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *