Jombang, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 200 kepala sekolah dari jenjang SD dan SMP negeri di Kabupaten Jombang resmi menuntaskan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam bagi Kepala Sekolah, yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang. Kegiatan ini digelar selama enam hari, mulai (15/6/2025) lalu hingga (20/6/2025), di SMP Negeri 1 Jombang, dan terbagi dalam dua gelombang.
Baca Juga :Seleksi Perangkat Desa Jombang Diwarnai Berkas Hilang hingga Penetapan Aneh
Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur, dengan fokus pada penguatan kapasitas kepemimpinan, inovasi, serta pengelolaan sekolah berbasis pembelajaran mendalam di era digital.
Plh. Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari, melalui Plh. Sekretaris Dinas, Abdul Majid, menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin perubahan dalam lingkungan pendidikan.
“Bidang Pembinaan SD sudah melaksanakan bimtek deep learning bagi guru. Kini, gayung bersambut, giliran kepala sekolah yang kami bekali. Mereka harus menjadi agent of change di sekolah masing-masing,” ujarnya dalam keterangan tertulis di hari terakhir kegiatan, Jumat (20/6/2025).
Sementara itu, Yudi Setianto, narasumber dari BBGTK Jawa Timur, mengingatkan peserta agar bijak dalam menyikapi dinamika kurikulum nasional. “Perubahan kurikulum itu wajar dan merupakan bagian dari pengembangan sistem. Jangan berpikir setiap ganti menteri pasti ganti kurikulum. Justru kita harus adaptif,” katanya.
Disdikbud Jombang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui pelatihan berkelanjutan yang menyentuh semua level tenaga pendidik.



















