Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Petugas gabungan telah rampung mengevakuasi material longsor yang menutup total jalur antar Kecamatan Trenggalek – Bendungan, tepatnya di Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, Minggu (21/4/2024).
Saat ini jalur antar kecamatan itu sudah bisa dilalui kendaraan dengan normal, termasuk roda empat.
“Kami imbau kepada pengguna jalan untuk hati-hati saat melintas,” kata Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono di Desa Surenlor.
Petugas gabungan telah rampung mengevakuasi material longsor di jalur itu, sejak terjadi longsor pada Kamis (18/4/2024) malam pascahujan lebat yang terjadi sejak pukul 17.00 WIB hingga 23.30 WIB. Ada sebanyak empat titik dilaporkan mengalami longsor mulai kilometer 15 hingga 17.
“Empat titik ruas longsor ini berada di jalur utama Kecamatan Bendungan – Trenggalek,” imbuhnya.
Akibat peristiwa itu, jalur antar kecamatan itu nyaris lumpuh total karena hanya bisa diakses oleh kendaraan roda dua lewat jalur alternatif.
Sementara, pengguna kendaraan roda empat harus memutar jauh melalui Kabupaten Tulungagung untuk menuju daerah Trenggalek kota.
“Akses saat itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua melalui jalur alternatif,” jelasnya.
Namun, saat ini akses jalan sudah normal, setelah titik longsor terparah dapat dievakuasi usai petugas gabungan menerjunkan dua unit alat berat.
Alat berat itu diterjunkan untuk mengevakuasi material longsor yang terdiri dari tanah, bebatuan hingga pepohonan di lereng perbukitan setinggi 15 meter yang ambrol terdampak hujan.
“Panjang tanah longsor sekitar 25 meter sedangkan lebarnya 8 meter. Kami upayakan hari ini selesai semuanya,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















