Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Puluhan kelompok tani di Kabupaten Tulungagung akan mendapatkan bantuan irigasi perpompaan (Irpom) dari Kementerian Pertanian. Bantuan ini ditujukan untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung selama tujuh bulan.
Baca juga: Kabupaten Tulungagung Sokong Stok Beras Nasional, Ini yang Dilakukan Perum Bulog
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengatakan berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), fenomena El Nino diperkirakan terjadi di Indonesia mulai April hingga Oktober 2026.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Tulungagung telah menyiapkan sejumlah upaya, salah satunya melalui penyaluran bantuan Irpom kepada kelompok tani.
“Kami sudah mendapat sosialisasi dari BMKG terkait fenomena El Nino. Tentu kami juga melakukan langkah antisipasi dampak kekeringan akibat fenomena ini,” ujar Baharudin, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, bantuan Irpom tersebut merupakan program dari Kementan yang saat ini masih dalam tahap persiapan penyaluran. Sasaran utama bantuan ini adalah kelompok tani yang lahannya belum memiliki saluran irigasi.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan suplai air ke lahan persawahan tetap terjaga sehingga tanaman tidak terdampak kekeringan yang berpotensi menyebabkan gagal panen.
“Sawah yang belum memiliki saluran irigasi akan mendapat bantuan Irpom untuk memenuhi kebutuhan air pertanian,” jelasnya.
Secara rinci, total bantuan Irpom yang akan disalurkan di Tulungagung mencapai 21 unit. Bahkan, terdapat kemungkinan tambahan bantuan dari Kementan, meski jumlah pastinya masih menunggu informasi lanjutan.
Selain itu, Pemkab Tulungagung juga memastikan ketersediaan stok beras dalam kondisi aman. Baharudin menyebut, stok beras diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 14 bulan ke depan.
Baca juga:Kecelakaan di Kepatihan Tulungagung Diduga Libatkan Kurir Miras, Polisi Selidiki
“Kami pastikan dalam beberapa bulan ke depan tetap ada panen di Tulungagung, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dampak fenomena ini,” pungkasnya.



















