Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko masih enggan berkomentar terkait pencalonannya untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November 2024 mendatang.
Sugiri mengaku lebih memilih memasrahkan pencalonannya untuk periode ke duanya tersebut kepada para relawan serta rakyat Ponorogo. Ia tidak mau maju menjadi bupati tanpa dukungan rakyat.
“Apakah saya harus maju kembali, biar rakyat yang menilai apakah saya pantas atau tidak. Kalau pantas ya dilanjutkan kalo tidak pantas ya tidak dari pada nanti melukai rakyat,” ungkap Sugiri Sancoko.
Sugiri mengakui jika selama ini dirinya bukan siapa siapa. Dirinya hanya diberikan mandat oleh rakyat untuk menjadi bupati. Selama ini ia juga banyak dibantu oleh kepala Organisasi Perangkat Desa (OPD) dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Saya sudah sering cerita, jabatan dikasih rakyat didukung oleh relawan, dan dibantu oleh OPD, jadi semua terserah rakyat,” tegasnya.
Disinggung wakil yang akan mendampinginya jika maju dalam Pilkada?. Sugiri menegaskan jika selama ini dirinya berkolaborasi dengan baik bersama Wakil Bupati Lisdyarita.
Ia juga menggambarkan diakhir masa jabatan biasanya ada konflik antara bupati dan wakil bupati. Namun ia menegaskan jabatan hanya amanah dari rakyat yang harus dilaksanakan dengan baik baik.
“Ini hanya amanah dari rakyat yang harus dilaksanakan dengan baik. Kita semua harus berkaca tinggalkan yang kurang baik dan teruskan yang sudah baik,” pungkasnya.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor



















