Kediri, SEJAHTERA.CO – Lukisan karakter polisi dari bahan cethe atau yang dikenal ampas kopi dipamerkan di pendopo Desa Tegowangi Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, Kamis (27/6/2024) malam. Pameran ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78.
Karya lukisan yang dipajang di pendopo milik Kapolsek Plemahan itu merupakan hasil karya seniman Kediri, dan siswa-siswi SMAN Plemahan. Pengunjung pun tampak melihat satu persatu melihat lukisan tersebut.
Tak hanya itu, AKP Bowo Wicaksono juga menjelaskan hingga tanya jawab tentang lukisan bergambar polisi kepada pelajar SMAN Plemahan.
Salah satu contoh hasil lukisan yang dipamerkan adalah seorang polisi lalu lintas yang mengingatkan kepada pengendara motor agar memakai helm untuk keselamatan dalam berkendara.
“Kita membuka pameran dengan media ampas kopi berkolaborasi anak-anak SMA Plemahan. Temanya tentang polisi untuk menyambut hari Bhayangkara ke-78,” kata Bowo Wicaksono.
Dia menuturkan, melukis menggunakan ampas kopi sebagai limbah dari pada dibuang dimanfaatkan dengan membuat karya kreatifitas yang baik dan memiliki nilai jual.
Selain itu karyanya, lukisan yang dipamerkan tersebut juga karya para pelukis Kabupaten Kediri, dan pelajar SMA Plemahan.
Dirinya mencontohkan salah satu lukisan hasil karya yakni ada topeng yang mana disitu ada seorang polisi dalam keadaan sedih, tetapi ekspresi topengnya itu tertawa.
“Artinya kadang kala keadaan asli seorang polisi seperti itu, tapi ketika ketemu masyarakat dan anak-anak bisa tersenyum, bahagia, tertawa, dan humanis,” ucapnya.
Mantan Kapolsek Pare itu mengaku, alasan digelarnya pameran lukisan dari bahan limbah ampas kopi itu untuk mengedukasi salah satunya kepada pelajar ataupun anak-anak bahwa suatu limbah dapat dimanfaatkan dengan baik.
Oleh karenanya, Bowo berharap kepada mereka agar bisa terus berkarya karena limbah-limbah tersebut jika dimanfaatkan dengan ide-ide untuk berkreativitas akan memiliki nilai jual tersendiri.
“Dengan adanya lukisan itu, pasti orang melihat khususnya para pelajar akan tertarik untuk belajar dan berkarya,” ungkap AKP Bowo.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Gimo Hadiwibowo



















