Kadindik Jatim Beri Dukungan ke Keluarga Korban Laut Watulepek Malang, Satu Siswa Masih Dicari

Kadindik Jatim Beri Dukungan ke Keluarga Korban Laut Watulepek Malang, Satu Siswa Masih Dicari
Kadindik Jatim Aries Agung Paewai saat menjenguk siswa korban terseret ombak di Pantai Watulepek Kabupaten Malang.(arief/sejahtera.co)

Malang, SEJAHTERA.CO – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengunjungi rumah orang tua tiga siswa korban kecelakaan laut di Pantai Watulepek, Kabupaten Malang.

Kunjungan ini sebagai bentuk empati dan dukungan moril terhadap keluarga yang sedang berduka maupun harap-harap cemas menunggu kabar anaknya.

Tiga siswa tersebut merupakan warga Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, yang diketahui merupakan pelajar SMKN 1 Gedangan.

Read More

Mereka adalah Wahyu Mustakim Wicaksono (17) yang hingga kini masih belum ditemukan, Febri Fajar Fadilah (17) yang berhasil diselamatkan, dan Arya Maulana Akbar Ariski (18) yang ditemukan meninggal dunia.

Baca Juga :Napiter Margono Bebas Bersyarat dari Lapas Tulungagung Usai Ikrar Setia NKRI

Ketiganya diketahui pergi memancing ke kawasan tebing Pantai Watulepek pada pagi hari. Namun, saat sedang bersiap-siap di lokasi, tiba-tiba ombak besar menghantam tempat mereka berada. Ketiganya terseret ombak, dan hanya satu yang berhasil selamat.

“Kami hadir langsung ke rumah masing-masing keluarga untuk memberikan semangat dan kekuatan. Kami ikut berduka dan berharap korban yang belum ditemukan bisa segera ditemukan dalam keadaan terbaik oleh Tim SAR gabungan,” ujar Aries Agung Paewai, Minggu (13/7/2025).

Dalam kunjungannya, Kadindik Jatim juga menyatakan komitmen Dinas Pendidikan untuk terus memantau perkembangan proses pencarian korban yang belum ditemukan, serta memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban dan pihak sekolah.

Selain mengunjungi rumah Wahyu yang masih hilang, Aries juga menyempatkan diri untuk menjenguk Febri Fajar Fadilah, korban selamat yang kini dalam masa pemulihan.

Ia juga hadir dalam prosesi takziah di rumah duka Arya Maulana Akbar Ariski, korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga :Sepi Peminat, Tiga SD Negeri di Kabupaten Blitar Tak Terima Siswa Baru Tahun Ini

Aries menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius, terutama terkait edukasi keamanan kegiatan di luar sekolah.

“Kami akan koordinasi dengan sekolah untuk memberikan edukasi tambahan agar siswa lebih memahami risiko ketika beraktivitas di luar, khususnya di daerah berbahaya seperti tebing pantai,” imbuhnya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *