Kediri, SEJAHTERA.CO – Pembangunan drainase crossing KAI di tiga titik sudah selesai 100 persen dan tinggal menunggu perapian. Hal tersebut diketahui saat inspeksi Kabid Bina Marga Dinas PUPR, I Made Dwi Permana bersama pihak berwenang dan berwajib di tiga titik pembangunan drainase crossing KAI, Rabu (06/12).
Pembangunan drainase crossing KAI dilakukan pada tiga titik yaitu di Jalan Pattimura, Jalan Sriwijaya, dan Jalan Hassanudin.
“Untuk pembangunan drainase crossing KAI ini kendalanya lebih ke kereta api sendiri, karena selama pembangunan ini kereta api tidak boleh berhenti,” ujar Kabid Bina Marga Dinas PUPR I Made Dwi Permana.
Selain itu kendala-kendala lain adalah keberadaan kabel-kabel persinyalan kereta api untuk palang pintu. Hal ini menjadi perhatian para pekerja proyek karena saat proses diharap tidak mengganggu atau mengenai kabel-kabel tersebut.
“Karena hal itu juga kami bekerja dengan manual, tidak menggunakan alat-alat berat karena wilayah kereta api tidak boleh ada kegiatan yang membahayakan,” jelas I Made,
Progress pembangunan drainase crossing di tiga titik sudah seluruhnya sudah selesai, pemeriksaan yang dilakukan hari ini dihadiri oleh tim pengaman proyek strategis daerah yaitu dari kejaksaan negeri dibidang intelejen.
Setelah ini akan dilakukan exit meeting dari tim PPS untuk pembahasan akhir seperti apa proyek yang dijalankan apakah sudah sesuai dan kendala apa yang dihadapi selama proyek dalam pelaksanaannya.
“Untuk proyek ini pelaksanaan dalam kontrak sampai dengan 6 Desember jadi pelaksanaan pekerjaan hari ini sudah selesai terhitung hari ini, tidak ada molor semua selesai sesuai dengan jadwal,” pungkas I Made. (c1)



















