Batu, SEJAHTERA.CO – Masa purna tugas yang diemban Edy Sunaidi sebagai mantan Direktur PDAM Among Tirto Kota Batu sudah rampung sejak 5 Januari 2025, namun yang disayangkan tidak ada acara pisah kenal atau apresiasi yang diberikan pihak Pemkot Batu atas capaian kinerja selama ini.
Baca Juga :Penyebab Wabah PMK di Nganjuk, Kabid Peternakan: Penjual Sapi Diduga Menjual Sapi Sakit
Hal ini membuat MPC Pemuda Pancasila Kota Batu geram lantaran tidak adanya acara atau apresiasi yang diberikan kepada Edy Sunaidi sebagai mantan Direktur PDAM Among Tirto Kota Batu yang telah purna tugas.
Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Batu, Maskur Heriono menyayangkan sikap Pemkot Batu yang tidak ada sama sekali apresiasi yang diberikan kepada mantan direktur BUMD Kota Batu tersebut.
“Terlepas dari figur siapanya, kami sebagai masyarakat Kota Batu malu, pasalnya mantan direktur PDAM Among Tirto yang selama menjabat juga menorehkan banyak prestasi malah diperlakukan seperti ini, seperti dibuang begitu saja tidak melihat capaian yang dibuat oleh mantan direktur,” ungkapnya, Rabu (8/1/2025).
Disampaikan pula, menurut pengamatan Edy Sunaidi sebagai mantan Direktur PDAM Among Tirto Kota Batu yang telah purna tugas sangat banyak prestasi dan target yang dilampauinya.
“Bayangkan, dari manajemen yang diterapkan oleh Edy Sunaidi di PDAM Among Tirto Kota Batu dirinya mampu menorehkan target yang awalnya setahun cuma Rp1 miliar di tangan dinginnya mampu menargetkan di angka Rp7 miliar, sistem yang diterapkan di PDAM juga sangat bagus, namun apa yang didapat tidak ada, apresiasi atau penghargaan tidak ada sama sekali,” urainya.
Terlebih dikatakan, hal ini terlihat dari acara yang digelar saat pisah kenal yang digelar PDAM Among Tirto, di situ tidak ada sama sekali ucapan atau pejabat Pemkot Batu yang hadir.
Baca Juga :Wabah PMK di Wilangan 2 Minggu 10 Sapi Mati, Peternak Rela Tidur di Kandang
“Kami menilai Pemkot Batu seperti membuang begitu saja dedikasi dan loyalitas Direktur PDAM selama ini, terlebih tidak ada apresiasi padahal PDAM merupakan BUMD yang mampu melampaui Pendapatan Asli Daerah (PAD) melebihi target,” geramnya.
Ironis memang jika melihat Pemkot Batu tidak memberikan apresiasi apapun terhadap kinerja mantan direktur PDAM tersebut.
“Memang kalau dilihat proses atau prosedur penjaringan Direktur PDAM Among Tirto Kota Batu memang ditengarai banyak kejanggalan, tidak ada transparasi terlebih pemberhentian masa purna Edy Sunaidi ini juga terlihat tidak resmi karena yang bersangkutan hanya dikirimi surat saja tidak ada acara pisah kenal atau pisah sambut,” kilahnya.
Baca Juga :Harga Cabai di Blitar Semakin Pedas, Ogah Turun, Nangkring di Harga Rp 90 Ribu per Kilogram
Seperti yang diketahui acara perpisahan Direktur PDAM Among Tirto Kota Batu ini digelar oleh seluruh karyawan saja dan melalui swadaya internal. Tidak ada hal yang istimewa dalam acara tersebut.
“Jadi acara perpisahan itu dibiayai oleh seluruh karyawan PDAM dengan cara patungan dan tidak ada support dari Pemkot Batu,” tutupnya.



















