Pantau Harga Komoditas, TPID Kabupaten Ponorogo Gelar Sidak, Klaim Kenaikan Harga Masih Wajar

Pantau Harga Komoditas, TPID Kabupaten Ponorogo Gelar Sidak, Klaim Kenaikan Harga Masih Wajar
TPID Kabupaten Ponorogo saat menggelar sidak di Pasar Legi memantau harga komoditas. (sony/sejahtera.co)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Ponorogo menggelar sidak di sejumlah lokasi pusat perbelanjaan baik pasar tradisional maupun ritel modern. Sidak tersebut dilakukan untuk memantau harga kebutuhan pokok jelang libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru.

Baca Juga :Wow ! Pemkab Trenggalek Borong 4 Penghargaan di Ajang INOTEK Award 2024

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya, Disperdagkum Ponorogo, Riski Wahyu Nugroho mengatakan, dari hasil pemantauan di lapangan memang ditemukan adanya kenaikan sejumlah bahan kebutuhan pokok jelang libur Nataru.

Read More

“Memang seperti yang kita prediksi ada beberapa bahan kebutuhan pokok yang naik dan merupakan sering terjadi pada momen momen tertentu seperti akhir tahun,” ungkap Riski, kepada koranmemo.com, Kamis (12/12/2024).

Bayu mengungkapkan dari sidak yang dilakukan di lima lokasi mulai Pasar Sumoroto, Pasar Legi, gudang Bulog, gudang distributor beras, serta pasar ritel modern memang ada kenaikan harga. Namun kenaikan harga kebutuhan pokok terjadi masih dalam tahap kewajaran.

Baca Juga :Puluhan Warga di Nganjuk jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Hampir Rp 600 Juta, ini Modusnya

“Kenaikan ini merupakan siklus ekonomi, tapi bagaimana kita di TPID menjaga kenaikan agar tidak terlalu tinggi dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” imbuhnya.

Kenaikan terjadi di sejumlah bumbu dapur, seperti bawang merah, bawang putih dan cabai baik rawit, merah maupun keriting. Sedangkan untuk protein mulai daging, ayam telur serta ikan masih relatif stabil. Pun, pihaknya memastikan untuk stok beras dalam kondisi aman terkendali.

“Kalau naiknya bervariatif, ada yang signifikan ada yang tidak terlalu tinggi tergantung ketersediaan dilapangan, tapi kita pastikan masih mampu dibeli oleh masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :Terdakwa Penggelapan Uang,  Customer Service CV Denoy Putra Brilian Dituntut 3 Tahun Penjara

Hasil dari sidak ini, nantinya akan dilaporkan kepada Bupati Ponorogo untuk ditindak lanjuti. Bukan tidak mungkin, Pemkab Ponorogo akan mengambil kebijakan dengan menggelar pasar murah untuk menjaga harga harga di pasaran agar tetap stabil.

“Kita laporkan hasilnya ke Bapak Bupati untuk kebijakan lebih lanjut, jika memang diperlukan nanti akan digelar pasar murah maupun operasi pasar,” pungkas Riski.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *