Blitar, SEJAHTERA.CO – Nestapa warga muslim Palestina membuat pada pelajar.di Kota Blitar ikut bersedih. Spontan para siswa pun menggelar aksi sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.
Para siswa SD Islam Kota Blitar menunjukkan sifat peduli sesama. Berbarengan dengan momen Hari Pahlawan, menggelar sejumlah kegiatan. Di antaranya aksi galang dana dan salat gaib bagi warga Palestina yang meninggal akibat konflik dengan Israel. Aksi itu sebagai bentuk kepedulian.
Selain salat gaib yang digelar di Masjid Agung Kota Blitar, para siswa mengawali dengan upacara bendera di halaman sekolah. Upacara ini berkaitan dengan momen Hari Pahlawan 10 November.
Puncak dari kegiatan yakni orasi dan galang dana kemanusiaan. Ratusan siswa yang membawa poster pun tanpa diperintah langsung merogoh kocek dana kemanusiaan.
Hanya dalam tempo tak kurang dari sejam terkumpul dana Rp 10,7 juta. Uang donasi itu nantinya akan disalurkan ke Palestina.
Menurut Kepala SD Islam Kota Blitar, Lumatus Sanayah ada makna mulia di balik giat tersebut. Upacara di antaranya mengajarkan untuk meneladani semangat para pejuang yang sudah mati-matian menyabet kemerdekaan.
Selain itu juga menanamkan patriotisme dan nasionalisme kepada pelajar. “Bahwasanya melalui jerih payah tenaga dan semangat para pejuang, Indonesia bisa merdeka,” katanya.
Perempuan berhijab ini menambahkan, untuk aksi Palestina sebagai bentuk kepedulian. Harapannya peperangan segera berakhir.
Sehingga warga Palestina utamanya anak-anak bisa menjalani hari-hari dengan belajar dan bermain. Akibat perang, masa depan anak Palestina pun buram.
“Para pelajar juga berdoa agar para korban konflik yang sudah meninggal diterima di sisiNya. Bagaimanapun juga, Palestina adalah saudara,” pungkasnya. (ziz)



















