Pemerintah Desa Wakah Salurkan Bantuan Ketahanan Pangan

Ngawi, SEJAHTERA.CO – Pemerintah terus menggencarkan penyaluran bantuan ketahanan pangan secara nasional, termasuk bantuan beras dan minyak goreng bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Program ini bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat, menekan inflasi, serta mengatasi kerawanan pangan di berbagai daerah.

Di Desa Wakah, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, sekitar 800 KPM menerima bantuan yang disalurkan pemerintah desa di gedung pertemuan desa.

Read More

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga rela mengantre dengan sabar untuk menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Salah satu penerima bantuan, Marsini, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Baca Juga :Petugas Satpol PP Tulungagung Dibikin Mabuk, Seorang Pria Berhasil Gasak Kantor Disbudpar

“Saya akan pergunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih atas bantuan yang diberikan,” ujarnya.

Kepala Desa Wakah, Mudakir, menjelaskan bahwa pemerintah melalui Dinas Sosial bersama pemerintah desa terus melakukan pendistribusian bantuan ketahanan pangan secara berkala kepada masyarakat guna menjaga stabilitas ekonomi warga.

Menurutnya, program bantuan sosial beras dan minyak goreng ini memang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar kebutuhan pokok tetap terpenuhi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

“Semoga masyarakat penerima bantuan ini dapat terbantu dalam pemenuhan ekonominya,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa penerima bantuan merupakan masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga 4 Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kementerian Sosial. Saat pengambilan bantuan di titik distribusi, penerima diwajibkan membawa KTP dan KK asli serta diimbau hadir sendiri tanpa diwakilkan.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *