Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Sejumlah nama pengganti Wali kota Madiun Maidi mulai bermunculan. Ada tiga nama yang masuk bursa, salah satunya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo Agus Pramono.
Agus Pramono masuk bursa Pj. Wali kota Madiun bersama dua kandidatnya lainnya yakni Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto dan Sekda Kabupaten Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto.
Ketiganya sudah diusulkan oleh DPRD Kota Madiun kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Menanggapi hal tersebut, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengaku tidak kaget dengan masuknya Sekda dalam bursa Pj. Wali kota Madiun.
Sebab bukan kali ini saja Agus Pramono masuk sebagai pejabat pengganti. Sebelumnya juga pernah diusulkan menjadi Pj. Bupati Madiun.
“Masuk lagi ya?. Ya gak papa. Semakin banyak kader Ponorogo masuk bursa Pj. artinya semakin bagus,” ungkap Sugiri Sancoko, kepada wartawan.
Sugiri mengaku tidak rela jika Agus Pramono masuk dalam bursa Pj. Pasalnya, partnernya dalam bekerja dan membangun Ponorogo menghilang. Namun ia tidak bisa berbuat banyak jika memang nama Agus Pramono menjadi Pj. Wal ikota Madiun.
“Artinya saya mendidik berhasil. Kalau dipilih jadi Pj. Walikota saya tetap mendukung. Artinya kader Ponorogo bisa disebar kemana saja. Semakin baik dan semakin bagus,” pungkasnya.
Sementara, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, DPRD memiliki hak untuk mengusulkan ke Kemendagri tiga nama kandidat Pj Wali kota.
Selain DPRD, Gubernur dan Kemendagri juga memiliki hak untuk mengusulkan tiga nama yang nanti akan menggantikan posisi Wali kota.
Nanti bakal dipilih satu diantara nama-nama yang diusulkan DPRD Kota Madiun, Gubernur dan Kemendagri.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor



















