Tren Pagu APBN Menurun dalam 10 Tahun Terakhir, Creative Financing Digadang Menjadi Solusi

JAKARTA, SEJAHTERA.CO – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebtu selama kurun waktu 10 tahun terakhir, tren pagu APBN semakin menurun.

Padahal, Rencana Strategis (Renstra) Kemenhub 2020-2024 membutuhkan anggaran mencapai Rp 1.288 triliun untuk kebutuhan pembangunan transportasi.

Pernyataan itu sebagaiman dikutip oleh sejahtera.co dari laman resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Kamis (21/12/2023).

Read More

 

Dengan kondisi itu, Menhub Budi Karya Sumadi menyebut pihaknya berupaya memaksimalkan pembiayaan mandiri atau creative financing.

Salah satu bentuknya adalah dengan menerapkan skema pendanaan pembangunan infrastruktur oleh pihak swasta dengan sistem Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

“Oleh karenanya kami terus mendorong pendanaan kreatif di antaranya melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) maupun investasi swasta murni,” papar Menhub Budi Karya Sumadi.

 

Selain itu, Menhub Budi Karya Sumadi menyebut pihaknya juga mengoptimalkan Badan Layanan Usaha (BLU) Kemenhub untuk menaikkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Dikutip dari laman resmi Kemenhub, terdapat 12 proyek KPBU dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp 53,6 triliun.

Di antaranya Pelabuhan Patimban, Kereta Api Makassar – Parepare, Proving Ground Bekasi, serta Bandara Dhoho Kediri dengan nilai investasi Rp 10 miliar.

 

“Ada Pelabuhan Patimban dengan nilai investasi Rp18,9 triliun, Kereta Api Makassar – Parepare dengan nilai Rp 991 miliar, Proving Ground Bekasi dengan nilai Rp1,9 triliun,” papar Menhub.

Kemenhub telah membentuk Pusat Pembiayaan Infrastruktur Transportasi (PPIT) sebagai unit kerja baru untuk mempercepat proses dan realisasi proyek infrastruktur transportasi dengan creative financing.

Selain itu, juga melalui pembentukan unit percepatan pelaksanaan berusaha, penyederhanaan perizinan usaha berbasis risiko, penyusunan NSPK Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB), dan lain sebagainya.

Sumber : Kemenhub

Editor : Irwan Maftuhin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *