KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Potensi ekonomi kreatif di Kota Kediri terus bertumbuh.
Selain Kampung Pecut di Kelurahan Kemasan, Kampung Tenun di Kelurahan Bandar Kidul, ada pula Kampung Tahu.
Kelurahan Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri, telah dinobatkan sebagai Kampung Tahu.
Geliat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kampung Tahu masih tetap eksis.
Baca Juga :Berdialog di Desa Tiru Lor, Mas Dhito Berkomitmen Urai Masalah PTT dan GTT
Ferry Silviana Veronica menilai keberadaan Kampung Tahu menjadi salah satu pemicu pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kampung Tahu adalah bukti nyata bagaimana kreativitas lokal dapat menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar perempuan yang akrab disapa Bunda Fey itu.
Pemkot Kediri, menurutnya harus mempertahankan program pembangunan yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.
Baca Juga :Meski Minim Fasilitas, Warga Kota Madiun Juara 2 Olahraga Boccia di Ajang PEPARNAS
“Kampung Tahu sebagai contoh destinasi wisata industri kreatif di Kota Kediri yang sudah tidak asing lagi namanya,” papar Bunda Fey.
Salah satu pelaku UMKM di Kampung Tahu, Nurhidayati merasakan manfaat program bantuan modal selama kepemimpinan Abdullah Abu Bakar sebagai Walikota Kediri.
“Program pemerintah seperti banmod dan prodamas sangat membantu kami,” ungkapnya.
Baca Juga :Tol Kediri – Tulungagung dan Akses ke Bandara Dhoho Diperkirakan Selesai Akhir Tahun 2025
Program bantuan modal itu, dimanfaatkan oleh Nurhayati dan pelaku UMKM lain untuk meningkatkan usaha.
“Terutama dalam memperluas pemasaran dan meningkatkan kualitas produk tahu,” tandasnya.
Warga RT O4 RW 01 Kelurahan Tinalan itu sangat mendukung keberlanjutan program yang sudah berjalan di Pemkot Kediri selama ini.
Baca Juga : Terlibat Tipikor Dana Fiktif PNPM Mandiri Tulungagung, Empat Perempuan Diringkus Polisi
Ia berharap ketika Bunda Fey terpilih sebagai Walikota Kediri akan melanjutkan program terutama bantuan modal Prodamas Plus.



















