Verifikasi Bandara Internasional Dhoho Kediri Diperlukan 24 Hari

Verifikasi Bandara Internasional Dhoho Kediri Diperlukan 24 Hari

Kediri, SEJAHTERA.CO – Kementerian Perhubungan RI sejak Rabu (8/11) hingga Kamis (30/11) melakukan verifikasi kelayakan Bandara Internasional Dhoho Kediri.

Hampir satu bulan verifikasi dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya  bandara untuk kelayakan landing dan take of pesawat.

Sukadi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat  Kabupaten Kediri mengatakan, lamanya waktu verifikasi ini karena Tim Kemenhub  benar-benar memperhatikan kondisi bandara. Kemenhub ingin mengetahui pembangunan bandara yang sesuai speech bandara Internasional.

Read More

“Terlebih sesuai rencana pada 8 Desember nanti akan uji coba bandara ini dengan pesawat berbadan lebar. Karenanya Kemenhub RI membutuhkan waktu lama untuk mengetahui bandara untuk kelayakan terbang,” jelasnya.

Menurut Sukadi, yang perlu diverifikasi adalah runaway sepanjang 3,3 kilometer dan runaway ini berbeda dengan runaway bandara lainya yang hanya 3 kilometer.

“Harus teliti dalam verifikasi. Jika salah sedikit tentu akan fatal. Adapun yang diverifikasi diantaranya administrasi, Air Traffic Controler (ATC) terminal parkir pesawat, loket, ruang tunggu, lokasi parkir penumpang, karyawan, cargo, pemadam kebakaran, taksi, bus khusus dan akses layanan di dalam bandara,” jelasnya.

Ditambahkan Sukadi, untuk verifikasi administrasi dilakukan di Yogyakarta. Sedangkan verifikasi fisik untuk kelayakan bandara langsung dilakukan di Kediri.

Verifikasi administrasi, kata dia, merupakan bentuk kerja sama pemerintah dengan badan usaha untuk kelengkapan dokumen,pembiayaan, sumber daya manusia dan administrasi kelengkapan lainya yang mendukung kelancaran bandara. (bak)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *