Kediri, SEJAHTERA.CO – Satreskrim Polres Kediri Kota mengungkap sebanyak 10 kasus dengan mengamankan 10 tersangka dalam Operasi Sikat Semeru yang digelar selama 12 hari yakni mulai 3 Juni sampai dengan 14 Juni 2024.
Dari 10 kasus yang diungkap di wilayah hukumnya tersebut, terdiri dari pencurian dengan pemberatan (curat) berupa ponsel, BTS Telkomsel, 1 pencurian dengan kekerasan (curas) handphone, dan 3 pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selanjutnya, ada pencurian dengan pemberatan sepeda motor, pencurian uang tunai Rp 105 juta, pencurian PC komputer dan barang inventaris serta pencurian BPKB kendaraan bermotor.
“Dari 10 kasus tersebut, ada lima kasus sesuai target operasi (TO) dan lima kasus diluar non target operasi (TO),” ujar Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, saat konferensi pers di Mako Polres Kediri Kota, Rabu (26/6/2024).
Dia merinci, total 10 tersangka yang diamankan, sembilan di antaranya berjenis kelamin laki-laki dan satu perempuan.
Saat ini, ada sebanyak enam pelaku yang ditahan di rutan Polres Kediri Kota dan empat pelaku di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas 2A Kediri.
“Lima kasus sesuai target operasi ini sudah ada sebelum itu digelar (target operasi). Kalau lima kasus non target operasi terjadi ketika operasi itu digelar selama 12 hari,” bebernya.
Bramastyo menuturkan, ada sebanyak 37 barang bukti yang diamankan petugas seperti delapan unit ponsel, lima obeng, lima BPKB, empat STNK, 1 sepeda motor, 3 komputer, hingga senjata tajam (sajam) pisau.
Menurutnya, lima kasus target operasi di antaranya tiga kasus pencurian dengan pemberatan dengan barang bukti kendaraan roda dua, ponsel, BTS Telkomsel, kekerasan, dan curanmor.
Sedangkan lima kasus non target operasi ada dua curanmor, 1 curat, 1 pencurian komputer dan barang inventaris, serta 1 pencurian surat BPKB.
“Selama 12 hari operasi ini sudah sesuai dengan targetnya (lima kasus). Saya minta kepada masyarakat bilamana melihat atau mengalami kejahatan bisa melapor ke Polres Kediri Kota dan polsek jajaran terdekat,” ungkap Kapolres Kediri Kota.
Reporter: Rizky Rusdiyanto



















