Berkah Perayaan 17 Agustusan, Usaha Jasa Rias dan Sewa Kostum Karnaval di Jombang Penen Pesanan

Berkah Perayaan 17 Agustusan, Usaha Jasa Rias dan Sewa Kostum Karnaval di Jombang Penen Pesanan
Kesibukan Siti dan tim saat memperoleh job merias. (sejahtera.co)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Perayaan Agustusan membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha jasa rias di Jombang, Jawa Timur. Pemesanan jasa rias meningkat tajam, seiring banyaknya warga yang merayakan dengan karnaval.

Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Siti Ma’rifa, pemilik usaha jasa rias di Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Baca Juga : Arema FC-Pemkot Bitar Teken MoU Kesepakatan Penggunaan Stadion Supriyadi

Read More

Perempuan berusia 33 tahun ini mengungkapkan bahwa usahanya mengalami lonjakan permintaan hingga dua hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Jika biasanya ia melayani 3 hingga 5 orang per hari, kini di bulan Agustus, ia dapat merias 15 hingga 20 orang lebih setiap harinya.

“Kadang juga menerima pesanan untuk merias di dua hingga tiga tempat berbeda dalam satu harinya,” ungkap Siti Ma’rifa, Selasa (6/8).

Usaha jasa rias milik Siti Ma’rifa ini telah berjalan sejak tahun 2017, dan setiap tahunnya ia selalu mendapatkan lonjakan permintaan saat perayaan Agustusan. Dengan pengalaman dan keahliannya, Siti optimis usahanya akan terus berkembang dan menjadi pilihan utama warga Jombang dan sekitarnya untuk jasa rias dan penyewaan kostum karnaval.

Baca Juga : Pasca Kecelakaan, Perlintasan JPL 243 Ditutup untuk Roda Empat, Ini Keterangan Humas PT KAI Daop 7 Madiun

“Saya telah menjalankan usaha ini sejak tahun 2017, dan setiap tahunnya permintaan selalu meningkat saat perayaan Agustusan. Dengan pengalaman dan keahlian yang saya miliki, saya optimis usaha ini akan terus berkembang dan menjadi pilihan utama warga Jombang dan sekitarnya,” tutup Siti.

Siti menjelaskan bahwa proses merias dimulai dari pagi hingga sore hari, mencakup rias wajah dan pakaian. Setiap orang yang dirias membutuhkan waktu sekitar 30 menit hingga satu jam, terutama jika termasuk rias pakaian. Untuk menangani banyaknya pesanan, Siti dibantu oleh 6 hingga 8 karyawan.

“Setiap hari kami bekerja mulai dari pagi hingga sore, melayani banyak pelanggan yang sebagian besar merupakan peserta karnaval Agustusan. Untuk mempercepat proses, saya dibantu oleh 6 hingga 8 karyawan,” jelas Siti.

Baca Juga :Terserang Virus Gemini, Petani Cabai Ponorogo Gagal Panen

Tidak hanya melayani wilayah lokal, Siti juga menerima pesanan dari luar daerah seperti Kediri dan Mojokerto. Harga jasa rias lengkap, mencakup rias wajah dan pakaian, dibanderol mulai dari Rp 350 ribu hingga lebih dari Rp 1 juta, tergantung pada permintaan pelanggan.

“Harga untuk jasa rias lengkap, termasuk wajah dan pakaian, berkisar antara Rp 350 ribu hingga lebih dari Rp 1 juta. Tergantung pada permintaan pelanggan,” tambahnya.

Siti juga menambahkan bahwa selain rias wajah, rias pakaian juga memerlukan waktu yang cukup lama, terutama jika kostum yang digunakan memiliki detail yang rumit. Untuk itulah, ia membutuhkan bantuan dari karyawan-karyawannya untuk memastikan semua pelanggan bisa dilayani dengan baik.

Baca Juga :Kasus Korupsi Dana BOS Dilimpahkan, Tersangka Utama Meninggal, Ini Kata Kasi Pidsus Kejari Trenggalek

“Proses merias kostum bisa memakan waktu cukup lama, terutama jika kostumnya memiliki banyak detail. Oleh karena itu, saya selalu dibantu oleh karyawan untuk memastikan semua pelanggan bisa dilayani dengan baik,” jelas Siti.

Selain dari peningkatan jumlah pelanggan, Siti juga mendapatkan keuntungan tambahan dari penyewaan kostum yang biasanya dibutuhkan oleh para peserta karnaval. Penyewaan kostum ini juga berkontribusi signifikan terhadap pendapatan usahanya selama perayaan Agustusan.

Baca Juga :Hari Jadi ke 528 Pemkab Ponorogo Gelar Kesenian “Serenade Langit Tembaga”

“Dari usaha jasa rias ini, saya bisa meraup pendapatan hingga jutaan rupiah setiap harinya. Saya memperkirakan permintaan jasa rias untuk karnaval ini masih akan terus ramai hingga akhir bulan Agustus,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *