Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Salah satu bangunan rumah di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Tulungagung ludes terbakar pada Rabu (19/3/2024). Kebakaran itu terjadi lantaran pemilik rumah lupa mematikan kompor usai memasak.
Kasi Operasi Dan Pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, pemilik rumah yakni Tumirah (80). Awalnya sekitar pukul 12.45 WIB Tumirah mulai menjalankan aktivitasnya di dapur untuk memasak makanan.
Saat sedang memasak, Tumirah kemudian meninggalkan dapur untuk menjalani aktivitasnya yang lain tanpa mematikan kompor yang digunakannya memasak terlebih dahulu. Barulah beberapa saat kemudian, dari dapur tersebut keluar asap yang mana beberapa bagian dapur sudah mulai terbakar.
“Kemarin kami mendapat informasi adanya kebakaran pada rumah milik Tumirah warga Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Tulungagung,” kata Bambang Pidekso, Kamis (21/3/2024).
Mendapati dapurnya terbakar, ungkap Bambang, Tumirah sempat meminta pertolongan warga setempat untuk turut membantu memadamkan api tersebut. Namun sayangnya, api sudah mulai membesar dan sulit untuk dijinakkan, sehingga warga setempat akhirnya melaporkan kejadian ke Damkar Tulungagung.
Setelah menerima laporan itu, petugas Damkar Tulungagung kemudian bergegas menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) dengan membawa satu mobil damkar dan dua mobil tangki air. Petugas baru sampai di TKK sekitar pukul 13.15 WIB dan bergegas melakukan proses pemadaman lantaran saat itu hampir sebagian rumah terbakar.
“Saat kami tiba, kondisi api sudah sangat besar dan hampir membakar semua bagian rumah milik Tumirah, sehingga kami bergegas melakukan proses pemadaman,” ungkapnya.
Pada saat proses pemadaman, Bambang menyebut jika proses pemadaman hanya memerlukan waktu kurang lebih selama 16 menit yang mana pemadaman selesai sekitar pukul 13.36 WIB. Setelah pemadaman usai, pihaknya bersama Tim Inafis Polres Tulungagung melakukan olah TKK.
Berdasarkan hasil olah TKK, diketahui jika sumber api berasal dari dapur yang mana hal itu diperkuat dari keterangan korban yang lupa mematikan kompor setelah memasak. Akibat kejadian ini, korban terpaksa mengalami kerugian senilai Rp 150 juta yang mana perabotan dan bangunan rumah miliknya ludes terbakar.
“Kebakaran ini berskala sedang dimana perabotan di dalam rumah seperti meja, kursi yang terbuat dari kayu jati, kemudian tv, kulkas, pompa air dan lain-lain ludes terbakar,” pungkasnya.(sho)
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor :



















