Berdialog di Desa Tiru Lor, Mas Dhito Berkomitmen Urai Masalah PTT dan GTT

Berdialog di Desa Tiru Lor, Mas Dhito Berkomitmen Urai Masalah PTT dan GTT
Cabup Hanindhito Himawan Pramana saat berdialog dengan warga di wisata Tirto Tani Djojo Dusun Ringinrejo Desa Tiru Lor Kecamatan Gurah.(rizky/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Calon Bupati (Cabup) Kediri Nomor Urut 2 Hanindhito Himawan Pramana berkomitmen mengurai dan menyelesaikan persoalan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Baca Juga :Meski Minim Fasilitas, Warga Kota Madiun Juara 2 Olahraga Boccia di Ajang PEPARNAS

Hal itu disampaikan saat berdialog dengan warga di Dusun Ringinrejo, Desa Tiru Lor, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jumat (18/10/2024).

Read More

Mas Dhito (sapaan akrab Hanindhito Himawan Pramana) mendapatkan pertanyaan dari warga terkait dengan guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap.

Ada pula salah satu warga menanyakan terkait bagaimana mendapatkan bantuan di sekolah ataupun kampus.

Baca Juga :Toko Pracangan di Tulungagung Nyaris Ludes Terbakar, Penyebabnya Kipas Angin Masih Menyala

Dia kemudian menerima pertanyaan yang disampaikan oleh warga tersebut dengan memberikan jawaban maupun solusi.

Selain menerima pertanyaan, Mas Dhito juga mendapatkan sambutan cukup hangat dari masyarakat yang hadir hingga meminta untuk foto bersama.

“Program Mas Dhito-Mbak Dewi tidak muncul di masyarakat berupa uang, tetapi dengan kemandirian untuk berwirausaha. Kita melihat, ada pegawai tidak tetap seperti ada security dan perpustakawan yang sudah bekerja selama 15 hingga 20 tahun,” kata Mas Dhito.

Baca Juga :Istri Minggat ke Rumah Anak, Warga Sawentar Blitar Pilih Gantung Diri

Dia menyampaikan, mereka yang menjadi PTT maupun GTT adalah orang yang mengabdikan diri di jenjang pendidikan selama belasan hingga puluhan tahun, namun demikian dirinya berkomitmen jika mendapatkan amanah sebagai Bupati Kediri di tahun depan akan berusaha untuk memberikan permodalan secara bertahap agar bisa melatih kemandirian secara ekonomi.

Maka dari itu, Mas Dhito akan memberikan pelatihan agar mereka bisa mandiri berupa bantuan modal alat. “Itu juga sampai pendampingan sampai mendapatkan keuntungan yang layak,” ucapnya.

Baca Juga :Terlibat Tipikor Dana Fiktif PNPM Mandiri Tulungagung, Empat Perempuan Diringkus Polisi

Cabup nomor urut 2 itu menambahkan, sektor PTT dan GTT termasuk kader bawah berharap ada kenaikan intensif setiap tahunnya. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk menyelesaikan dan memberikan solusi terkait persoalan tersebut.

Ia menilai bahwa sampai kapan beban belanja operasional sudah berat sehingga bilamana diberikan intensif terus menerus, maka tidak akan selesai.

Baca Juga :Kota Batu Butuh Percepatan Pembangunan, Cucu KH Muchit Muzadi: Firhando Gumelar Potensi Terbesar

“Nanti ganti bupati lima tahun yang akan datang dan kebijakan kasihan mereka. Jadi harus dihidupkan supaya mereka mempunyai kemandirian untuk berwirausaha,” ungkap Mas Dhito.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *