Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebuah kandang hewan ternak sapi yang berada di Desa Suwaluh, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung kebakaran, Sabtu (28/9/2024). Diduga, kebakaran itu disebabkan perapian untuk mengusir nyamuk yang dibuat pemilik kandang.
Baca Juga :Dinkes Kabupaten Kediri Ingatkan Warga Waspada Ispa di Musim Peralihan
Kasi Evakuasi dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Iwan Supriono mengatakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu warga sudah mendapati api yang membesar dan mulai membakar sebagian kandang.
Warga kemudian berusaha memadamkan api yang membakar menggunakan alat seadanya. Warga juga melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakadan dan Penyelamatan Tulungagung agar dilakukan pemadaman.
“Tadi malam kami menerima laporan terjadi kebakaran pada kandang ternak sapi, dimana saat itu api membakar tumpukan jerami dan menyambar kandang ternak tersebut,” kata Iwan Supriono, Minggu (29/9/2024).
Baca Juga :Pencuri Dana BOS Rp 107 Juta di Gudo Jombang Dibekuk Polisi, ini Motifnya
Warga juga mengeluarkan hewan ternak yang ada pada kandang tersebut sebelum hangus terbakar seluruhnya. Saat petugas Damkar tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK), kandang ternak tersebut sudah dalam keadaan kosong.
Menurut Iwan, petugas Damkar Tulungagung membawa dua mobil damkar dan dua truk tangki air untuk membantu proses pemadaman pada kandang ternak tersebut. Diketahui, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB atau hampir dua jam proses pemadaman lantaran banyak barang mudah terbakar.
Setelah api benar-benar dipadamkan, olah TKP dilakukan untuk mencari tahu penyebab munculnya api. Berdasarkan keterangan yang didapat, rupanya sebelum terjadi kebakaran, pemilik kandang itu menyalakan api untuk membuat diang atau perapian hewan.
Baca Juga :Sinergi dan Kolaborasi Antar-komunitas Bersihkan Sampah Sungai Maron Banyakan
Namun usai perapian itu menyala, pemilik kandang meninggalkan lokasi dan membiarkan api menyala dan kemudian menyambar jerami. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, akibat kejadian ini, pemilik kandang menderita kerugian Rp 10 juta.
“Hewan ternak berupa delapan ekor sapi dan 10 ekor kambing berhasil diselamatkan oleh warga setempat sebelum sempat tersambar api,” pungkasnya.



















