Renovasi Stadion Batoro Katong Selesai Oktober, Kepala Disbudparpora Ponorogo Haram Dijadikan Tempat Konser

Renovasi Stadion Batoro Katong Selesai Oktober, Kepala Disbudparpora Ponorogo Haram Dijadikan Tempat Konser
Stadion Batoro Katong yang saat saat ini dalam tahap renovasi (sejahtera.co)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Renovasi rumput stadion Batoro Katong Ponorogo terus dikebut. Hingga saat ini progres renovasi sudah dalam tahap pengurukan tanah lapis pertama.

Baca Juga : Dekalarasi Damai Suporter, Kapolres Blitar Kota: Arema Vs Dewa United Dijaga 800 Personel 

Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) mengatakan, masih perlu beberapa lapis tanah sebelum nantinya, akan ditanami rumput berjenis Zoysia Japonica.

Read More

“Ini masih lapis pertama, nanti perlu sekitar dua atau tiga lapis tanah sebelum ditanami rumput baru,” ungkap Judha Slamet Sarwo Edhie Kepala Disbudparpora, Kabupaten Ponorogo, Kamis (8/8).

Judha menegaskan, rumput yang akan ditanami tersebut sudah berstandar FIFA. Sehingga ketika pengerjaan selesai stadion kebanggaan warga Kabupaten Ponorogo harus steril dari kegiatan selain olahraga.

Baca Juga : Mantan Napi Korupsi Edarkan Upal, Wakapolres Blitar Kota: Barang Bukti Disita Rp 10 Juta

“Selain olahraga tidak boleh, seperti konser atau yang lainnya yang dapat merusak rumput itu tidak boleh,” terang Judha.

Dia mengakui, sebelum direnovasi, stadion Batoro Katong kerap dijadikan tempat konser. Hal tersebut yang membuat rumput sebelumnya mati serta kontur tanah untuk lapangan sepak bola menjadi tidak rata.

“Dikhawatirkan setelah ditanami rumput baru digunakan untuk kegiatan selain olahraga nanti rusak lagi,” tegasnya.

Baca Juga :Pinjam Rp 100 Miliar, Dishub Ponorogo Pasang 3.000 Unit PJU Baru

Kendati saat ini masih dalam tahap awal renovasi, pihaknya berani menggaransi jika tahapan pengerjaan yang menelan anggaran Rp 687 juta dari APBD tersebut akan selesai sesuai jadwal pada Oktober mendatang.

“Sesuai kontrak itu Oktober selesai, jadi optimis selesai sesuai jadwal,” imbuhnya.

Dia juga masih merumuskan apakah setelah selesai pengerjaan tersebut lapangan bisa digunakan untuk umum atau tidak. Apalagi di dalam stadion juga terdapat lintasan lari yang biasa digunakan untuk masyarakat umum.

Baca Juga :Tiket Online FC Dirilis, Kuota Dibatasi 3.000 Penonton, Ini Kata Manajer Bisnis Arema FC

“Hanya untuk sepak bola saja atau olahraga lainnya, tapi kemarin sempat ada usulan penggunaan pagar di sekeliling lapangan, tapi masih kita pikirkan,” paparnya.

Ia juga telah menyiapkan personil yang khusus akan merawat rumput dan lapangan. Pasalnya, tidak sembarangan orang yang bisa merawat rumput agar tetap sehat dan sesuai dengan standar FIFA.

Baca Juga :Berkah Perayaan 17 Agustusan, Usaha Jasa Rias dan Sewa Kostum Karnaval di Jombang Penen Pesanan

“Kalau masuk wajib pakai sepatu, tidak sembarangan orang, ya ini untuk menjaga agar rumput tetap sehat, apalagi renovasi ini memerlukan anggaran yang cukup lumayan,” pungkasnya.

Reporter : Sony Dwi P
Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *