Terjadi 90 Bencana dalam Setahun, BPBD Kota Blitar: Mayoritas Pohon Tumbang

Terjadi 90 Bencana dalam Setahun, BPBD Kota Blitar: Mayoritas Pohon Tumbang
Pohon beringin di Alun-Alun Kota Blitar yang ambruk pada April 2024 lalu. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Sepanjan 2024, Kota Blitar tak luput dari hantaman bencana alam. Setidaknya ada setidaknya 90 kejadian bencana alam, mayoritas pohon tumbang.

Baca Juga :Tujuh WBP Dapat Remisi Nataru, Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung: Penjagaan Pengunjung Lapas Diperketat

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Blitar, Agus Suherli. Dia mengatakan, berdasarkan pendataan, pihaknya mencatat Kota Blitar juga tak luput dari bencana akibat cuaca ekstrem.

Read More

Ada tiga bencana alam yang kerap terjadi. Di antaranya didominasi pohon tumbang, sementara sisanya talud longsor hingga genangan air.

“Kalau untuk banjir bandang relative tidak ada. Karena kondisi geografis Kota Blitar tidak ada pegunungan,” kata Agus Suherli, Sabtu (28/12/2024).

Baca Juga :Peringatan 1 Abad Ponpes Al Falah Ploso, Ribuan Pengendara Scooter Sarungan Melintas Kediri

Agus menjelaskan, pohon tumbang menjadi kejadian yang paling banyak. Ini karena Kota Blitar diakui atau tidak masih banyak pepohonan. Utamanya di pinggir jalan. Pihaknya pun kerap koordinasi dengan instansi terkait untuk antisipasi atau mitigasi.

Salah satunya dengan menebang pohon yang rawan tumbang. Selain itu, juga meminta kepada warga yang memiliki pohon rawan tumbang, untuk mengurangi ranting atau menebang. “Kalau pohon di pinggir jalan, kami aktif untuk control. Ketika ada yang rawan tumbang, langsung kami koordinasi dengan dinas lingkungan hidup untuk dipotong,” katanya.

Baca Juga :Jadi Tuan Rumah Liga 4 Grup P Jawa Timur, Stadion Batoro Katong Ponorogo Mulai Kebut Sarpras

Dia menambahkan, untuk genangan air dalam beberapa tahun ini sudah jarang terdengar. Pertigaan Jalan Anggrek yang selama ini menjadi langganan banjir, juga sudah tak ada genangan. Ini karena sudah dibangun selokan berukuran besar untuk mengurangi debit air. Ketika ada hujan deras langsung mengalir deras sehingga tak banjir.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *