Sementara Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Fatah Meilana menjelaskan, ia dan anak buahnya dibantu oleh perangkat desa setempat telah mendatangi rumah orang tua pelaku. Dari upaya itu diketahui ada rumah kosong yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.
AKP Fatah mengatakan, korban diduga depresi karena sebelumnya telah dibawa ke rumah sakit dan diobati. Kemudian penusuk itu diperbolehkan oleh pihak rumah sakit pulang untuk rawat jalan atau istirahat di rumahnya.
“Untuk barang bukti pisau dapur dan karpet masjid yang ada bercak darahnya sudah kami amankan di Polres Nganjuk,” kata AKP Fatah.(st3/and)
Reporter:Rio/Andik
Editor: Dhita Septiadarma



















