Guling juga mengatakan jika saat ini jenazah korban sudah dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk menjalani otopsi serta visum untuk mengetahui penyebab kematian.
“Jenazah dibawa ke RSUD, dari penyidik ada alat bukti penyebab kematian korban,” pungkasnya.
Menurut informasi yang diterima Koranmemo.com, pertengkaran tersebut bermula ketika Ismono, menebang sebuah pohon sengon di kebun miliknya sendiri.
Tak disangka, pohon yang ditebang oleh Ism, justru roboh ke arah kebun milik Ismu dan mengenai sebuah pohon mangga korban.
Korban yang melihat pohon mangga ikut roboh kemudian meminta ganti rugi kepada adiknya tersebut.
Pelaku pun sudah menawarkan ganti rugi sebesar Rp 250 ribu, namun korban yang merasa kurang puas dengan ganti rugi yang diberikan pelaku kemudian menuntut lebih namun ditolak hingga akhirnya cekcok hingga terjadi perkelahian.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor: Gimo Hadiwibowo



















