Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Setelah melalui proses panjang, pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Trenggalek 2025 – 2045 rampung dibahas. Kini dokumen RPJPD sebagai landasan arah pembangunan Bumi Menak Sopal sebutan lain Trenggalek itu tinggal menunggu nomor registrasi dari Gubernur Jawa Timur.
Baca Juga : Surat Rekomendasi Belum Turun, DPC Partai Demokrat Ponorogo: Punya Tiga Kriteria, Salah Satunya Isi Tas
“Kemarin ada tiga panitia khusus (pansus) pembahasan RPJPD, pansus I diketua oleh Pak Husni, pansus II Pak Mugianto dan pansus III saya sendiri. Alhamdulillah pembahasan sudah rampung,” kata Ketua Pansus III DPRD Trenggalek, Sukarudin.
Usai merampungkan pembahasan itu, dokumen untuk landasan arah pembangunan Trenggalek selama dua dekade itu telah mendapatkan fasilitasi Gubernur Jawa Timur. Sukarudin menyebut, pihaknya telah menindaklanjuti seluruh evaluasi bersama eksekutif.
Baca Juga :Sembilan Desa Terdampak Kekeringan, BPBD Tulungagung Pasang 30 Tandon Air
“Kaitannya dengan saran dan masukan itu hal yang wajar. Kami memastikan seluruh rekomendasi yang diberikan (Gubernur) sudah ditindaklanjuti dengan baik,” imbuhnya.
Salah satu catatan penting itu misalnya adalah terkait Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dimana sebelumnya ada kekhawatiran tentang ketidaksinkronan antara pertumbuhan ekonomi dan PDRB. Namun setelah dicek ulang, Sukarudin menyebut rupanya masalahnya ada di KUA-PPAS.
“Setelah dicek ulang ternyata masalahnya bukan di RPJPD, melainkan di KUA-PPAS. Ini menunjukkan bahwa semua saran masukan telah ditindaklanjuti dengan baik,” ujarnya.
Baca Juga : Tolak Alat Kontrasepsi Pelajar, Komisi C DPRD Kota Batu: Bertentangan Ideologi Bangsa
Usai dilakukan penyempurnaan, dokumen itu telah dikirim kembali ke Gubernur Jatim untuk mendapatkan nomor registrasi. Meskipun jadi patokan arah pembangunan 20 tahun kedepan, namun RPJPD itu dapat direvisi menyesuaikan dinamika di lapangan.
“Ini tahap akhir yang kami nantikan. Setelah mendapatkan nomor registrasi, RPJPD itu akan menjadi landasan arah pembangunan Trenggalek 20 tahun ke depan,” pungkasnya.



















