Antisipasi Kecelakaan Maut, Cek Kelayakan Kendaraan Pariwisata di Trenggalek

Antisipasi Kecelakaan Maut, Cek Kelayakan Kendaraan Pariwisata di Trenggalek

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Jajaran kepolisian di Trenggalek bersama dinas perhubungan setempat menggelar ramp check kendaraan pariwisata dari sejumlah perusahaan otobus di Bumi Menak Sopal, sebutan lain Kabupaten Trenggalek.

Ramp check itu dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna transportasi untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan maut di Subang yang menelan 11 korban jiwa.

“Iya betul, berkaca pada kejadian di Subang, kita lakukan pengecekan secara komprehensif. Baik dari aspek kelaikan kendaraan maupun sopir bus wisata itu sendiri,” kata Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Mulyani saat menggelar ramp check di sebuah garasi bus, Kamis (16/5/2024).

Read More

Ramp check bersama penguji dari dinas perhubungan itu dilakukan untuk memastikan kelaikan kendaraan di jalan, serta aspek-aspek standar keselamatan lainnya.

Terlebih beberapa waktu terakhir, kata Mulyani, cukup banyak sekolah yang mengadakan wisata atau study tour bahkan hingga ke luar provinsi Jatim.

“Untuk itu kita pastikan kendaraan wisata ini benar-benar laik pakai dan berorientasi kepada keselamatan penumpang. Itu yang paling penting,” imbuhnya.

Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan. Mulai dari pengecekan mesin, lampu, spion, alur ban, pengereman hingga sistem kemudi. Selain itu juga pengecekan soal sarana penunjang keselamatan seperti P3K, APAR, alat pecah kaca jika terjadi emergency serta administrasi kendaraan.

“Sedangkan untuk pengemudi meliputi kesehatan, tidak sedang dalam pengaruh Miras atau Narkoba dan obat-obatan terlarang. Memiliki SIM sesuai dengan kendaraan serta pemahaman tentang tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Selain inspeksi itu, petugas juga melakukan langkah preemtif dan preventif lainnya. Diantaranya adalah berkoordinasi dengan dinas pendidikan setempat untuk melakukan pengecekan kendaraan pariwisata di Terminal Surodakan yang akan digunakan para siswa dalam kegiatan study tour. Penekanan serupa juga disampaikan kepada perusahaan otobus.

“Karena keselamatan adalah yang utama. Kita berupaya semaksimal mungkin agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *